Gencarkan Pelatihan Kerja untuk Mengurangi Pengangguran

Nartika Sari Dewi (RATNA / RADAR LOMBOK)

MATARAM – Kolaborasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi NTB bersama Lembaga Pendidikan Kompetensi Nasional (LKPN) Mataram terus bergurlir. Direktur LPKN Training Center Mataram Nartika Sari Dewi mengatakan lembaga pelatihan mencetak generasi muda yang siap bekerja, bisa menurunkan angka pengangguran di NTB.

“Setiap tahun hampir 500 orang yang diserap untuk bekerja di perusahaan. Capaian penempatan kerja kita secara keseluruhan yang regular mencapai 85 persen bekerja,” kata Nartika Sari Dewi usai membuka secara resmi program pelatihan dan pemagangan bidang perhotelan dan kapal pesiar kerja sama Pemerintah Provinsi Aceh, Kamis (2/3).

Menurut Dewi penyebab pengangguran di NTB makin meningkat lantaran kebutuhan industri terhadap skil sumber daya manusia yang ada tidak sama. Akibatnya banyak terjadi pengangguran. Selama ini lulusan perguruan tinggi lebih kepada meningkatkan pengetahuan. Sedangkan lembaga pelatihan sudah berorientasi pada siap kerja.

Baca Juga :  Triwulan 1-2022 Penjualan Honda NTB Tembus 18 Ribu

“Untuk menyeimbangkan antara kebutuhan industri dan keahlian SDM harusnya lebih fleksibel. Makanya paling cepet menghasilkan SDM siap kerja adalah melalui lembaga pelatihan,” ucapnya.

Terhadap tudingan yang menyebut lembaga pelatihan rasa P3MI yang merekrut pekerja, Dewi menepis tudingan tersebut dan menegaskan tugas dan wewenang lembaga pelatihan jelas berbeda dengan P3MI.

“Tupoksinya saja beda, P3MI membuka lowongan kerja kemudian pencari kerja yang dilatih lembaga pelatihan melamar di perusahaan tersebut,” tegasnya.

Kenapa dianggap sebagai lembaga pelatihan rasa P3MI, kata Dewi karena banyak calon tenaga kerja lulusan lembaga pelatihan melamar pekerjaan secara mandiri di kapal pesiar maupun perusahaan di luar negeri tidak melalui P3MI.

Baca Juga :  Daihatsu Sajikan Teknologi DNGA Lewat Fasilitas R&D Corner

“Lembaga pelatihan hanya membantu proses rekrutmennya, sehingga kesannya kita menjalankan P3MI padahal tidak. Kalau membantu rekrutmen itu kewajiban kita” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB I Gede Putu Aryadi mengapresiasi kerja sama antara Pemerintah dan lembaga pelatihan. Diakui banyak lulusan lembaga pelatihan yang sudah terekrut di sejumlah perusahaan dan kapal pesiar.

“Ini menjadi modal awal lompatan besar yang dilakukan LPKN menjadi tempat untuk melahirkan bibit-bibit tenaga kerja di sektor pariwisata termasuk kapal pesiar yang profesional dan sukses,” ujarnya. (cr-rat)

Komentar Anda