Formasi CPNS Bisa Kosong

Formasi CPNS
SIMULASI: Para pelamar CPNS mulai mengikuti simulasi CAT di UPTD BKN. (Sudir/Radar Lombok)

MATARAM – Para pelamar Calon Pengawai Negeri Sipil (CPNS) diminta lebih berhati-hati saat menjawab soal. Ini penting agar bisa lulus passing grade. Saat ini sistemnya berbeda dengan tahun sebelumnya. Formasi terancam kosong ketika pelamar tidak lulus pada passing grade.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Kota Mataram, Baiq Nelly Kusumawati mengatakan, untuk formasi pilihan telah ditentukan para pelamar. Namun yang perlu dicermati saat ini adalah kehati-hatian para pelamar saat menjawab soal sehingga bisa lulus passing grade.  ‘Kalau mereka tidak lulus, bisa saja formasi yang dipilih kosong,” jelasnya, kepada Radar Lombok, Rabu kemarin, (24/10).

BACA JUGA: Lobar Kembali Undur Jadwal Pengumuman Kelulusan Administrasi Pelamar CPNS

Contoh,  jumlah pelamar di salah satu sekolah untuk  guru SD misalnya. Di SD tersebut dibutuhkan satu orang, tapi yang melamar 10 orang. Dari jumlah yang mendaftar tidak ada yang lulus passing grade, otomatis formasi di sekolah tersebut kosong. Begitu juga dengan formasi lainya.

Jumlah formasi yang tersedia di Kota Mataram ada 226 formasi. Satu kuota untuk K2 dari tenaga kesehatan dan 1 dari tenaga kependidikan sesuai dengan aturan.

Terkait dengan hal ini, Nelly  telah sampaikan ke Kemenpan RB. Untuk menghindari kekosongan, peringkat  nilai harus diatur. Namun masih menunggu kebijakan baru.

Katanya, dari Pemprov NTB juga telah menyampaikan hal yang sama terkait dengan sistem ranking. Tidak tergantung pada passing grade masing-masing tujuan para pelamar.

Saat ini, tercatat sebanyak 7.216 pelamar CPNS mendaftar di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram. Seluruh berkas pendaftar sudah diverifikasi petugas. 6.775 pelamar umum dan 2 pelamar dari Kategori Khusus (KK) dinyatakan Memenuhi Syarat (MS). Sedangkan 439 pelamar dinyatakan Tidak Memembuhi Syarat (TMS) dan 439 pelamar itu terpental.

BACA JUGA: Pengumuman CPNS Lotim Kembali Molor

Terpisah, anggota Komisi I DPRD Kota Mataram H Ehlas MH meminta seleksi betul-betul menemukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terbaik. Dengan sistem saat ini diakuinya rentan ada kekosongan pada formasi tertentu.  

“Kita harapkan ada kebijakan baru mengatur dengan sistem peringkingan. Sesuai dengan kebutuhan, kita harapkan para pelamar bisa lulus,” katanya. (dir)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut