Enesis Grup Berikan Healthy Kit kepada 300 Sarhunta di Sekitar Mandalika

SAMBUTAN: Direktur Standarisasi dan Sertifikasi Usaha Kemenparekraf RI, Oni Yulpian saat memberikan sambutan dalam acara penyerahan dukungan enesis grup ke sarhunta di Desa Kuta Kecamatan Pujut, Jum'at kemarin (18/3)

PRAYA — Sebanyak 300 Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta) di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika diberikan Healthy Kit oleh Enesis Grup.

Pembagian ini sebagai bentuk dukungan terhadap keberadaan sarhunta, agar para pengunjung yang menginap bisa merasa nyaman dengan fasilitas yang ada. Head of Public Relations Enesis Group Elkana Lewerisa menyampaikan, agar sarhunta bisa layak menjadi tempat menginap oleh wisatawan, maka memang harus ada verifikasi. Salah satu syaratnya adalah ditekankan mengenai Protokol Kesehatan (Prokes). Karena memang CHSE ini bagaimana membangun Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustaiability.

“Enesis Group mendukung kebersihan atau sanitasi untuk personal dan juga sarhunta. Kita sediakan dispenser. Kita mau membuat sarhunta ini menjadi layak dan sudah disediakan kompelementer juga dan itu kita berikan kepada sarhunta secara gratis serta berbagai peralatan lainnya,” ungkap Elkana Lewerisa saat melakukan penyerahan dukungan Enesis Grup ke Sarhunta di Desa Kuta Kecamatan Pujut, Jumat (18/2).

Baca Juga :  Baliho Desain Poltekpar di Desa Puyung Dibakar

 

Enesis Group bersama Kemenparekraf RI berkolaborasi dalam rangka persiapan menyambut perhelatan MotoGP. Kolaborasi yang dilakukan sebenarnya sudah dari tahun 2021 mulai dari pelayanan vaksinasi di daerah Indonesia tengah dan timur.
“Hal ini dalam rangka memastikan bahwa pelaku pariwisata sudah divaksinasi, tidak hanya dosis satu tapi juga dosis kedua hingga booster. Makanya kita punya mobil vaksinasi keliling dari Jakarta sampai ke Lombok, itu semua kita lakukan dalam rangka menyongsong MotoGP,”terangnya.

Dalam rangka mendukung MotoGP dari sejak WSBK, Enisis Group sudah memberikan dukungan untuk verifikasi CHSE di hotel dan restoran yang berada di sekitar Mandalika. Mereka diberikan handsanitaizer sekitar 2000 dan antiseptic juga diberikan serta berbagai alat pendukung lainnya. “Jadi sambil nonton sambil ingat prokes juga,”terangnya.

Sementara itu, Direktur Standarisasi dan Sertifikasi Usaha Kemenparekraf RI, Oni Yulpian menegaskan bahwa, penyerahan Healthy Kit ini sejalan dengan program Kemenparekraf RI untuk memberikan jaminan keselamatan untuk para tamu yang datang ke lokasi atau sarhunta yang ada. Terlebih dari kementerian juga sudah melakukan verifikasi terhadap sarhunta ini. ” Kita sudah melakukan verifikasi terhadap sarhunta bagaimana kesiapan dalam menerima wisatawan dan 300 sudah memenuhi syarat, walaupun ada beberapa hal yang menjadi catatan. CHASE menjadi salah satu hal yang menjadi pertimbangan dari wisatawan yang datang,”terangnya.

Baca Juga :  Bangkitkan Ekonomi hingga Rp 500 Miliar

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Lombok Tengah, H Lalu Lendek Jayadi menegaskan bahwa, menjaga keamanan dan kebersihan harus diutamakan agar sarhunta meski harga murah namun memiliki fasilitas pendukung lainnya. “Bagaimana kita harus bisa membuat para pendatang kita menjadi manja dengan Mandalika dengan tentunya tetap menjaga kebersihan,”tegasnya.(met)

Komentar Anda