Empat Calon Rektor Ingin Unram Berdaya Saing Internasional

PEMAPARAN : Ini empat calon rektor Unram pose bersama Ketua Senat Prof Agil Al Idrus usai menjabarkan visi dan misinya masing-masing. (ABDI ZAELANI / RADAR LOMBOK)

MATARAM – Senat Universitas Mataram (Unram) menggelar Rapat Terbuka Senat dalam rangka penyampaian Visi, Misi, dan program kerja Bakal Calon (Balon) Rektor Universitas Mataram periode 2022-2026 secara hybrid (Luring dan daring) di ruang Sidang Senat Lantai 3 Rektorat Unram, Senin (18/10).

Rapat Terbuka Senat dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) Suwitno selaku Koordinator Hukum, Tatalaksana dan Kepegawaian Ditjen Dikti Kemdibudristek. Selain itu, turut hadir anggota Senat Unram, unsur pimpinan dan perwakilan mahasiswa baik secara luring maupun daring.

Empat Balon Rektor menyampakan Visi, Misi dan program kerjanya kepada semua peserta rapat. Dalam paparannya, keempat bakal calon Rektor Unram, berusaha mendorong terwujudnya Unram menjadi lembaga riset dana berdaya saing internasional di tahun 2025.

Prof Akmaluddin, calon nomor urut 1, dalam paparannya menyampaikan tiga tahap arah pembangunan Unram yang sudah dicanangkan, yaitu standarisasi nasional (2010-2015), standarisasi Asia (2016-2020) dan standarisasi Internasional (2021-2025). Untuk itu, diawal periode kepemimpinan nanti, Jika terpilih sebagai Rektor Ia akan mencoba untuk mensetting standarisasi tersebut, mencakup institusi prodi, dan laboratorium.

”Kita saat ini berada pada periode ketiga. Pertanyaan terbesar sudahkah periode kedua dilalui. Ini akan sulit dijawab apakah sudah melewati atau melampuinya karena selama ini tidak ada indikator pasti”, katanya.

Selanjutnya, Prof Bambang Hari Kusumo, calon Rektor nomor urut dua, dalam paparannya mengangkat tema menuju Unram yang adaptif, inovatif, dan produktif melalui kepemimpinan transformasional. Prof Bambang membagi penjelasannya dalam lima bagian, yaitu Visi Misi Unram, tahapan pengembangan Unram, program pencapaian indikator kinerja utama, program peningkatan klasterisasi, dan strategi pengembangan Unram melalui pengembangan lima Pilar.

BACA JUGA :  SDN 1 Sengkerang Diminta Intens Lapor Dapodik

”Saya pribadi tidak punya visi, tetapi visi Unram menjadi lembaga pendidikan tinggi berbasis riset dan berdaya saing internasional tahun 2025, adalah visi yang harus kita kedepankan” paparnya.

Kemudian, Dr H Djumardin, calon Rektor nomor urut 3, mengusung tema Unram yang unggul dan berdaya saing Internasional. Dalam paparannya, secara sistematis disampaikan dalam tiga poin besar, yaitu program, pelaksanaan, dan evaluasi.

Menurutnya sebelum menyusun suatu program, perlu memperhatikan kondisi rill yang dihadapai. Ia mengungkapan program kerjanya untuk Unram kedepan yaitu melalui peningkatan sumber daya manusia yang dimiliki Unram sesuai dengan puncak bonus demografi yang terjadi pada rentang waktu 2020-2026.
“Unram sebagai institusi pendidikan yang diharapkan menghasilkan sumber daya manusia harus merespon secara positif agar bisa menjadi berkah”, jelasnya.

Beberapa program yang diusung, yaitu pengembangan dan restrukturisasi Unram, penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas dan kuantitas lembaga dan sumber daya manusia, meningkatkan rasio dosen mahasiswa, peningkatan publikasi ilmiah dosen, dan mendorong dosen untuk melanjutkan pendidikan S3.

”Kita tidak bicara soal program yang banyak, namun bagaimana program itu bisa dieksekusi lalu tindak lanjut berikutnya seperti apa,”ujarnya.

BACA JUGA :  MTS NW Kilang Matangkan Persiapan UNBK

Sementara itu, Prof Lalu Husni, calon Rektor nomor urut 4, dalam paparannya mengangkat tema implementasi merdeka belajar kampus merdeka (MBKM) dan akselerasi capaian indikator kinerja utama (IKU) untuk mewujukan unram berdaya saing Internasional.

Prof Lalu Husni, berangkat dari Visi Unram menjadi lembaga pendidikan berbasis riset dan berdaya saing Internasional Tahun 2025 melalui lima pilar Misi Unram, yaitu pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, sistem informasi dan kerja sama, dan sistem tata kelola.

“Mengenai implementasi MBKM, kita telah merespon dengan cepat kebijakan ini. Kita sudah mengeluarkan 8 Peraturan Rektor dan 4 Keputusan Rektor terkait MBKM, Kurikulum MBKM sudah diterapkan di semua Prodi dengan mahasiswa terlibat sebanyak 2.764 mahasiswa. Tentu ini masing kurang, untuk itu kita akan terus tingkatkan,” paparnya.

Prof Lalu Husni merumuskan program pengembangan Unram yang disebut dengan GOALS Unram 2026, yaitu Good University Governance (Sederhana, Transparan, Akuntabel, Bertanggungjawab, Berkeadilan dan Berkesinambungan), Organization Performance (Kinerja Kelembagaan/ Organisasi: Pemanfaatan TIK, Efesiensi, Efektifitas, dan Daya Tanggap) Academic Reputations (Riset/ publikasi, akreditasi/sertifikasi, pemeringkatan nasional/ internasional dan jejaring internasional), Learning Atmosphere Transformation (implementasi Merdeka Belajar-Kampus Merdeka, Outcome-Based Education), dan Student Performances (Mahasiswa berbudaya unggul dan berdaya saing, kreatif, inovatif, mandiri, terampil, kompeten, dan berakhlakul karimah.

”Saya merencanakan program Unram Goals 2026 untuk menjawab berbagai tantangan dan isu-isu strategis yang dihadapi,” terangnya. (adi)