Dompu Digoyang Video Mesum Pelajar SMA

Ilustrasi vidio porno

DOMPU-Video mesum pelajar beredar di media sosial, pemeranya diduga siswa disalah satu SMA di Dompu.

Aksi tidak senonoh siswi itu dilakukan di sebuah kebun sekitar lokasi wisata pantai Felo Janga Desa Jambu Kecamatan Pajo. Video itu direkam oleh salah seorang yang berkunjung di lokasi itu. Beredarnya aksi mesum sepasang kekasih itu pertama kali diposting di media sosial Facebook.

Dalam cuplikan video itu terlihat jelas seorang siswi masih menggunakan seragam putih abu lengkap. Dalam tayangan memperlihatkan keduanya sedang bercumbu bahkan melakukan hubungan intim.

Video yang berdurasi 1:52 menit memperlihatkan aksi keduanya yang berada di tempat terbuka. Pasangan laki yang menggunakan baju lengan panjang dan celana jeans biru itu nampak berada di bagian atas. Sementara sang perempuan berada di bawah beralaskan tanah. Keduanya begitu intim sehingga tak menyadari jika seseorang yang sedang diam-diam merekam perbuatanya.

Salah seorang Kasek Bambang Hermanto membenarkan jika video mesum yang beredar luas di media sosial tersebut merupakan siswi di sekolahnya. Diakuinya, kebenaran akan video mesum siswi yang berasal di Kecamatan Dompu itu berdasarkan informasi dan hasil identifikasi dari berbagai sumber yang dilakukan oleh pihak sekolah setelah mendapat informasi akan kejadian itu. "Dalam video itu benar siswi di sekolah saya. Kami baru tau, senin lalu (24/10) dan saat itu juga, kami langsung melakukan pengecekan bersama guru pembimbing untuk memastikan kebenarannya," terang Bambang, Minggu, (30/10).

Lanjut Bambang menjelaskan, laki – laki yang ada dalam video itu merupakan orang di luar sekolah. Bambang menyesalkan sikap siswinya tersebut, kejadian itu telah menampar dan membuat malu sekolah bahkan dunia pendidikan. "Kami sangat malu, dia melakukan itu menggunakan seragam sekolah, padahal dia tidak datang ke sekolah," ujar Bambang.

Lanjut Bambang menjelaskan, atas perbuatannya itu, Kedua orang tua siswi telah dipanggil dan diberi penjelasan soal perbuatan anaknya. Yang bersangkutan resmi dikembalikan kepada orang tuanya. "Kami sudah mengeluarkan anak itu," tegasnya.

Secara aturan di sekolah itu lanjut Bambang, untuk anak didik yang melakukan pelanggaran akan tetap diproses. Untuk tahapan pembinaan tetap digunakan, akan tetapi ketika pelanggaran yang dilakukan itu diluar batas kewajaran maka sekolah akan langsung mengeluarkannya. "Siswa yang kedapatan merokok saja kita langsung proses, apalagi terlibat Natkoba dan perbuatan asusila, itu tidak ada kompromi dan sudah pasti langsung dikeluarkan," tegas Bambang. (cr-pur)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid