Dihadang Petugas, Warga Keluhkan Kunjungan Wapres

Warga Keluhkan Kunjungan Wapres
DIHADANG: Ratusan warga yang berusaha melihat dari dekat acara kunjungan Wapres RI, Jusuf Kalla, dihadang petugas dan dilarang mendekat, Kamis kemarin (5/7).( AZWAR ZAMHURI/RADAR LOMBOK)

MATARAM—Warga Desa Dakung, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), mengeluhkan kunjungan Wakil Presiden (Wapres) RI, Jusuf Kalla dalam acara peninjauan Forum Pertemuan Desa untuk mencegah stunting (pencegahan anak kerdil, red), di kantor desa setempat, Kamis kemarin (5/7).

BACA JUGA: Wapres Percaya Gubernur NTB Terpilih Bisa Atasi Stunting

Perasaan bangga dan gembira karena mendapat kunjungan dari orang nomor dua di Indonesia itu, berubah menjadi kekecewaan. Pasalnya, warga setempat sama sekali tidak diberikan akses untuk melihat kegiatan tersebut. “Saya yang ikut bantu pasang spanduk dan umbul-umbul itu. Kan itu rumah saya bertetanggaan dengan kantor desa, kok sekarang malah kami dilarang melihat acara. Mendekati lokasi acara saja dilarang, kan ini rumah kami,” keluh Lalu Maswan, salah satu warga yang rumahnya persis di dekat kantor desa, Dusun Nunggal, Dakung.

Maswan bersama ratusan warga lainnya datang ke lokasi acara sejak pagi. Busana yang dikenakan sangat rapi dan menggunakan kopiah hitam. Namun meskipun begitu, mendekati lokasi acara saja dilarang oleh petugas.

Dituturkan, dirinya sudah membantu mempersiapkan acara tersebut selama 5 hari. Namun hanya kekecewaan yang didapatkannya. “Saya ingin sekali bisa masuk, apalagi bisa salaman. Tapi dilarang karena gak dapat undangan. Kalau gak bisa, ya setidaknya bisa lihat dari jauh. Tapi ini kok kita mendekati acara saja gak diperbolehkan,” ucapnya.