Arus Mudik Diprediksi Tidak Melonjak

M. Taufik (HERY MAHARDIKA/RADAR LOMBOK)

TANJUNG – Lonjakan penumpang mudik lebaran Idul Fitri di Kabupaten Lombok Utara, sepertinya tak  akan mengalami persoalan.

Soalnya, Dinas Perhubungan Perikanan dan Kelauatan (Dishublutkan) Lombok Utara memprediksi tidak akan terjadi lonjakan penumpang.  Kendaraan yang berlalu-lalang tidak jauh beda seperti hari-hari biasanya. “Transportasi untuk Lombok Utara tidak ada lonjakan, karena kebanyakan menggunakan transportasi pribadi. Sehingga menurunnya angkutan pedesaan, sudah tercukupi karena jarak,” terang Kabid Perhubungan Darat Dishublutkan Lombok Utara M. Taufik kepada Radar Lombok, kemarin (7/6).

Menurutnya, H-7 sebelum lebaran kendaraan yang masuk ke Lombok Utara akan seperti biasanya. Justru yang perlu diantisipasi lonjakan kendaraan yang masuk pada H+7 sesudah lebaran, memasuki lebaran topat (ketupat) pasti akan ramai kendaraan luar ke Lombok Utara. Karena, Lombok Utara menjadi lokasi destinasi wisata terutama di wilayah Bayan. “Yang ramai pada saat lebaran ketupat, ini yang perlu kami antisipasi,” katanya.

BACA JUGA :  KLU Diminta Siapkan Rumah Produksi Hortikultura

Untuk mengantisipasi hal tersebut, seperti tahun sebelumnya pihaknya bersama kepolisian membentuk sejumlah posko lebaran di beberapa titik. Sementara tahun ini, pihaknya belum mendapatkan informasi dari pihak Polres Lombok Utara setelah berpisah dari Lombok Barat. Hal ini tentu lebih memudahkan dalam berkoordinasi. “Kalau mengenai posko, kami belum mendapatkan informasi dari kepolisian. Kami masih menunggu untuk membentuk posko lebaran,” tandasnya.

Jika belum ada undangan, pihaknya akan segera menggelar rapat internal beberapa hari kedepan. Didalam rapat nanti, akan mempersiapkan apa saja yang perlu diantisipasi seperti kerawanan kecelakaan maupun kriminilitas. Setelah rapat internal, tentu akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian. “Rencananya seperti tahun kemarin, kami akan tempatkan posko di Pemenang, Karang Kates (Gangga), Kayangan dan Bayan. Yang menjadi sorotan setelah lebaran obyek wisata Senaru,” pungkasnya. (flo)