Anggota Dewan Hadir di HUT KLU Bisa Dihitung Jari

TANJUNG—Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Lombok Utara (KLU) Ke-8 di Lapangan Tioq, Tata, Tunaq, Kamis (21/7) pagi, minim kehadiran Anggota DPRD KLU. Dari unsur pimpinan DPRD KLU sendiri hadir Ketua DPRD KLU, Ni Wayan Sri Pardianti, dan Wakil Ketua DPRD KLU, Djekat. Sementara Wakil Ketua DPRD KLU, Sudirsah Sujanto, tidak hadir. Selanjutnya untuk anggota sendiri, tampak yang hadir hanya hitungan jari saja.

Berdasarkan kroscek koran ini di Sekretariat DPRD KLU, didapatkan informasi bahwa seluruh Anggota DPRD KLU pada Kamis (21/7), melaksanakan kunjungan kerja (Kunker). Anggota DPRD KLU dari Komisi I sendiri berangkat Kamis pagi, untuk Kunker ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI di Jakarta.

Kemudian Anggota DPRD KLU dari Komisi II berangkat Kamis sore untuk Kunker ke Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) RI di Jakarta. Selanjutnya Anggota DPRD KLU dari Komisi III berangkat Kamis malam ke Bali, guna melaksanakan agenda Kunker.

Terkait minimnya Anggota DPRD KLU yang hadir dalam perayaan HUT KLU tersebut, Bupati KLU, H. Najmul Akhyar menerangkan, prinsipnya Pemerintah KLU mengundang karena menghormati.

“Kami memberikan undangan jauh-jauh hari sebelumnya. Kami antar langsung. Staf kami yang mengantarkan langsung, dan mengharapkan kehadiran beliau-beliau. Kalau ada yang tidak hadir, silakan masyarakat yang menilai, bukan kami. Bahwa ini adalah Hari Ulang Tahun Lombok Utara milik kita semua. Kalau ada yang tega tidak hadir, ya artinya titik-titik,” terang Najmul merasa kecewa.

Menurut Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Regional Bali Nusa Tenggara ini, orang dari luar KLU saja datang, bahkan 28 dokter spesialis dari Korea juga datang untuk ikut memeriahkan HUT KLU. “Alhamduillah. Kalau ada kita, warga Lombok Utara sudah diundang tapi tidak datang, mudah-mudahan memang ada kendala teknis yang mungkin tidak bisa ditinggalkan. Sehingga beliau-beliau tidak hadir,” tandasnya.

Sementara Wakil Bupati KLU, Sarifudin juga ikut berkomentar masalah minimnya kehadiran Anggota DPRD KLU pada perayaan HUT KLU. “Karena saya melihat pimpinan DPRD bagian dari partai saya tidak hadir, maka saya juga memberikan semacam peringatan keras kepada beliau. Ini pernyataan resmi dari saya selaku Sekretaris DPD Partai Gerindra NTB. Kalau terus seperti ini, maka saya akan memberikan teguran. SP 1 pada beliau, atas nama pak Sudirsah,” geramnya.

“Ini sangat tidak menghargai hari jadi Lombok Utara. Seharusnya beliau ada di tempat. Tetapi saya tidak tahu, tidak ada kontak, beliau malah meninggalkan tempat. Ini peringatan buat beliau,” tegas mantan jurnalis senior ini.

Sedangkan Ketua Komisi I DPRD KLU, Ardiyanto yang dikonfirmasi terkait ketidakhadirannya pada HUT KLU menerangkan, hadir tidaknya dalam HUT KLU, sebenarnya tergantung situasi. “Tergantung situasi kalau masalah hadir atau tidak. Karena yang paling penting apa dan bagaimana kita memaknai Lombok Utara untuk rakyat, dan mengisi, serta menghargai apa dan bagaimana para pejuang mendirikan KLU,” ujar Ketua Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) DPRD KLU ini melalui pesan Whats App.

Ketika didesak alasan ketidakhadirannya dalam HUT KLU, Sudirsah mengaku sakit perut sejak Rabu malam lalu (20/7). (zul)

BACA JUGA :  Anggaran Seadanya, TNI Sukses Bangun Jalan