Amin Tak Khawatir Banyak Cawagub Pulau Sumbawa

Muhammad Amin

MATARAM—Bakal calon wakil gubernur, Muhammad Amin mengaku, tak khawatir terkait banyak figur dari Pulau Sumbawa maju sebagai kontestan di Pilkada NTB. Baik sebagai calon gubernur maupun calon wakil gubernur.

“Tidak ada perlu dikhawatirkan,” kata Ketua DPW Partai Nasdem NTB diminta komentar terkait kemunculan banyak figur dari Pulau Sumbawa di Pilgub 2018, kepada awak media, Selasa kemarin (30/5).

Amin mengatakan, setiap kandidat memiliki hak sama untuk maju mencalonkan diri dalam kontestasi di Pilgub NTB. Meskipun, figur bermunculan saat ini masih sebatas bakal calon belum menjadi calon.

Menurutnya, ada proses mesti harus dilalui kandidat untuk menjadi calon kepala daerah. Baik calon gubernur maupun calon wakil gubernur. Misalnya, dukungan koalisi parpol dan lainnya.

“Saya pun masih sebatas bakal calon belum menjadi calon. Ada proses seleksi mesti harus dilalui,” ujar Wakil Gubernur NTB tersebut.

Kendati demikian, Amin memberikan apresiasi terhadap banyak bermunculan figur asal Pulau Sumbawa maju mencalonkan diri dalam kontestasi di Pilgub NTB 2018. Menurutnya, itu sebagai salah satu bentuk bahwa NTB memiliki kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) memadai. Dengan banyak putra-putri terbaik NTB siap mendedikasikan diri bagi pembangunan NTB kedepan.

Dengan banyak kandidat mau maju di Pilgub, kata Amin, memberikan alternatif lebih banyak lagi bagi masyarakat untuk memberikan pilihan dan dukungan kepada calon pemimpin kedepan. “Kita persilahkan semua berkompetisi secara sehat,” ujarnya.

Amin sendiri sudah menyatakan kesiapan diri maju dalam kontestasi di Pilkada NTB. Ia pun sudah mendaftarkan diri dalam bursa penjaringan calon kepala daerah di sejumlah parpol. Yakni, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Amin pun mengakui mendaftarkan diri sebagai bakal calon wakil Gubernur. “Kita ikuti proses penjaringan ada,” sebutnya.

Disinggung arah dukungan Partai Nasdem di Pilgub NTB, Amin menyatakan, hingga saat ini Partai Nasdem belum memutuskan arah dukungan di Pilkada NTB. Partai Nasdem memiliki prosedur dan mekanisme internal berlaku dalam memutuskan arah dukungan.

Pihaknya pun masih menunggu arahan dan petunjuk dari DPP Partai Nasdem terkait dukungan dan koalisi di Pilkada. “Meski saya ketua DPW Nasdem NTB, belum tentu arah dukungan ke saya. Semua pasti ada proses,” ucap mantan anggota DPRD Provinsi NTB tersebut.

Walaupun begitu, Amin mengatakan, sebagai ketua Partai Nasdem dirinya sudah membangun dan menjajaki komunikasi politik dengan parpol lain terkait koalisi di kontestasi di Pilkada NTB. Kendati semua proses komunikasi politik belum final. Ia memastikan Partai Nasdem siap berkoalisi dengan parpol manapun di Pilkada NTB.

Asalkan ada kesepahaman dan persepsi sama terkait pembangunan di NTB. Kendati begitu. Koalisi dibangun di Pilkada NTB bisa sinergi dengan koalisi di Pilkada kabupaten kota.

Sekretaris DPD Partai Golkar NTB, Baiq Isvie Rupaedah mengatakan, Partai Golkar sedang membangun komunikasi politik dan menjajaki koalisi besar di Pilgub NTB. Ada empat parpol digadang-gadang bakal bergabung dalam koalisi besar tersebut. Yakni, Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Nasdem dan PDIP.

“Kita inisiasi koalisi besar,” katanya.

Kendati belum final, namun Isvie mengatakan, dalam komunikasi politik dan penjajakan parpol tersebut sudah hampir menemukan ada kesapaham dan perspektif sama terkait gerak langkah dan arah pembangunan di NTB. Sebab itu, ia optimis koalisi besar diinisiasi Partai Golkar bisa terealisasi dan mengantarkan pasangan calon didukung dan diusung untuk mendaftar di KPU sebagai kontestan di Pilkada NTB 2018. (yan)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid