Ali-Sakti Siap Bangun Jalan Tol Gunungsari-Kayangan

Ali-Sakti Siap Bangun Jalan Tol Gunungsari-Kayangan
Calon Gubernur NTB HM Ali Bin Dachlan (Ali BD) saat kampanye belum lama di Lombok Timur. (DOK/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Sosok pemimpin harus punya ide besar dalam pembangunan serta harus mampu mewujudkannya.

Kalimat itulah yang dilontarkan calon Gubernur NTB HM Ali Bin Dachlan (Ali BD) dalam mewujudkan pimpinya memimpin NTB. Jika terpilih nanti, duet HM Ali Bin Dachlan-TGH LGM Wirasakti Amir Murni (Ali-Sakti) siap mewujudkan mimpi besar membangun NTB. Beberapa program yang menjadi gagasan dan ide besar Ali-Sakti dalam membangun NTB. Yaitu, pembangunan jalan tol dari Gunungsari Lombok Barat hingga Kayangan Lombok Timur.

Keinginan Ali BD untuk membangun jalan tol dikarenakan arus lalu lintas yang kian padat mulai meresahkan warga. Mengingat jalur utama yang menghubungkan sejumlah wilayah di Pulau Lombok saat ini masih sangat kecil dan terbatas. Sehingga dirinya merasa masyarakat di Pulau Lombok akan kesulitan untuk terus tumbuh perekonomian dan pembangunannya dengan kondisi jalan yang ada saat ini.

Lompatan pembangunan harus diimbangi dengan ide besar dan ketersedian sarana mobilitas dan lalu lintas yang mendukung. “Susah orang Lombok kalau hanya satu jalan. Kita akan buat jalan besar untuk meretas ketertinggalan,” kata calon Gubernur NTB nomor urut 4 tersebut.

Bagi Ali BD, ide besar itu bukan hanya sekadar mimpi di siang bolong. Ia memikirkannya jauh hari, bahkan sebelum hiruk pikuk masa pilkada dimulai. Ali BD telah memproyeksikan jalan yang ingin ia bangun lewat udara. Kemudian, ia juga melihat kondisi ketersediaan APBD Provinsi NTB serta segala sesuatu yang dibutuhkan. “Anggaran yang dibutuhkan memang sangat besar. Butuh waktu sekitar lima tahun dengan anggaran sekitar Rp 3 triliun,” sebutnya.

Tak peduli orang berpikir apa tentangnya, Ali BD siap mewujudkan apa yang menjadi visinya. Kondisi ini hampir serupa ketika dirinya memiliki keinginan untuk membangun dam Pandanduri ketika periode pertama menjabat Bupati Lombok Timur. Sejumlah bupati sebelumnya, tidak ada yang berhasil merealisasikan pembangunan dam Pandanduri. Karena biaya yang dibutuhkan sangat besar dan dinilai mustahil. 

Namun, Ali BD dengan tegas menyatakan siap mewujudkannya. Ia pun membuktikan saat ini bahwa dam Pandanduri bisa dibangun dan memberi dampak kesejahteraan bagi petani maupun ketersediaan air bersih bagi masyarakat selatan. Termasuk dengan keberadaan pelabuhan Labuhan Haji. Sejumlah pihak mencibir, mengkritisi hingga menentang niatnya untuk terus membangun pelabuhan Labuhan Haji. 

Namun, Ali BD tetap yakin dengan ide besarnya bahwa Labuhan Haji akan menjadi gerbang pusat aktivitas ekonomi di NTB pada masa mendatang. “Karena pelabuhan adalah pusat perekonomian sebuah negara atau daerah maju. Tidak ada daerah yang maju tanpa pelabuhan yang mendukung,” tegasnya.

Kini, sedikit demi sedikit visinya mengenai Labuhan Haji mulai terlihat. Sejumlah perusahaan telah menjalin kontrak dengan Pemkab Lombok Timur untuk menggunakan Labuhan Haji sebagai tempat mendrop sejumlah barang. Salah satunya yakni PT Manggala Surya Energi (MSE) yang menggunakan Labuhan Haji untuk mendistribusikan solar industri. “Padahal ini belum jadi. Kolam labuh masih belum dikeruk, tapi sejumlah perusahaan mengantre mau menggunakan Labuhan Haji,” pungkasnya. (tim)