25 Nakes Positif Covid-19, Tiga Jalani Perawatan di RSUD KLU

H Syamsul Hidayat (IST/RADAR LOMBOK)

TANJUNG–Adanya tenaga kesehatan (nakes) Kabupaten Lombok Utara (KLU) terpapar covid-19 dibenarkan pihak RSUD KLU. Saat ini ada tiga nakes yang masih dalam perawatan di rumah sakit tersebut. “Memang nakes yang dirawat di sini hanya tiga orang,” ujar Direktur RSUD Lombok Utara H. Syamsul Hidayat, Jumat (16/7).

Ia menuturkan, saat ini pihaknya tengah merawat 7 pasien positif dan 11 pasien suspek covid-19. Di mana tiga di antara yang positif adalah nakes. Ada beberapa pasien yang positif disertai dengan penyakit bawaan, dan juga tanpa gejala.

Syamsul mengatakan, pihaknya sudah meminta agar disediakan ruang ICU khusus pasien positif covid-19. Sebab selama ini masih kekurangan ruang untuk perawatan pasien positif ini. “Mudahan minggu ini sudah siap,” sambung dia.

Ia berharap kasus di KLU tidak seperti daerah lainnya di NTB. Seperti di Kota Mataram yang jumlahnya mencapai 100-an orang. “Saat ini kami sedang merawat 7 orang kasus positif. Semoga tidak ada lonjakan,” jelas dia.

BACA JUGA :  Bangsal Masih Semerawut, Kenyamanan Wisman Jadi Taruhan

Diungkapkan, sejauh ini belum terlihat adanya gejala yang mengarah pada covid-19 varian baru. Sebab setiap pasien yang masuk ke RSUD KLU masih menunjukkan gejala yang sama seperti sebelumnya. Varian baru covid-19 ini penularannya sangat cepat. Bahkan bisa menular melalui mata. Sebab itu untuk mengetahui apakah itu varian baru, maka harus dikirimkan sampelnya ke Litbangkes. “Makanya untuk mengantisipasi itu harus lakukan 5M itu,” imbau dia.

Syamsul berharap adanya kolaborasi seluruh stakeholder terkait untuk memproteksi KLU dari varian baru covid-19. Meski berstatus zona kuning, tetapi perlu kewaspadaan mengingat semua kabupaten tetangga sudah masuk zona orange. Apalagi informasinya di Kota Mataram terkonfirmasi 80 orang semalam. Akibatnya semua pihak harus tetap hati-hati. “Alhamdulillah keadaan 7 orang sudah semakin membaik. Termasuk 3 nakes tersebut,” pungkas Syamsul.

BACA JUGA :  TNI Hijaukan Taman Hutan Raya Pakuan

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan KLU dr. Lalu Bahrudin mengatakan, jumlah naskes terpapar covid-19 sebanyak 25 orang. Sebanyak 8 di antaranya merupakan nakes yang bertugas di gudang Dinas Kesehatan. “Kalau yang lainnya itu ada perawat dan tenaga non-nakes juga yang kena,” aku dia.

Mantan Direktur RSUD KLU itu mengaku, sebanyak tiga nakes kini dirawat di RSUD KLU. Sebagian dirawat di RSUP NTB dan memilih melakukan isolasi mandiri (isoman). “Semua Nakes kita sudah tuntas divaksin,” kata dia.

Bahrudin meluruskan, meski sudah menjalani vaksinasi dua kali, bukan berarti tidak akan terpapar covid-19. Vaksinasi tersebut untuk meningkatkan imunitas tubuh dan membuat dampak virus tidak begitu parah. “Memang terkenanya 25 nakes ini diperkirakan karena berkontak langsung dengan pasien,” pungkasnya. (rie)