24 Pasien Sembuh, 21 Kasus Baru Positif, Satu Orang Meninggal

UPDATE : Data Perkembangan Covid-19 di NTB tanggal 13 Juli 2020
UPDATE : Data Perkembangan Covid-19 di NTB tanggal 13 Juli 2020

MATARAM–Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB melaporkan peningkatan jumlah Pasien sembuh  lebih banyak dibandingkan kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 pada Senin (13/7).

  Pasien sembuh sebanyak 24 orang, sedangkan kasus  baru positif bertambah 21 orang dan satu pasien positif meninggal dunia asal Kota Mataram.”Hari ini (Senin,red) terdapat penambahan 24 orang yang sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif,”ungkap Sekretaris Daerah selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, Lalu Gita Aryadi  melalui press release yang diterima radarlombok.co.id, Senin malam (13/7/2020).

 Tambahan asien sembuh dari Covid-19 terdapat dari Kota Mataram sebanyak sembilan orang, Lombok Barat empat orang, Lombok Tengah tujuh orang, Kabupaten Sumbawa satu orang, Kota Bima dua orang dan satu pasien sembuh asal luar Provinsi NTB. Sedangkan tambahan 21 orang kasus baru positif setelah pemeriksaan 175 sampel  di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium TCM RSUD Provinsi NTB, dan Laboratorium TCM RSUD Dompu.

Dimana tambahan tersebut, masih dinominasi Kota Mataram sebanyak 12 orang kasus baru positif, disusul Lombok Barat enam orang, Kabupaten Sumbawa Barat satu orang. Dan satu orang tambahan pasien positif luar Provinsi NTB serta satu orang tambahan kasus baru positif dari Warga Negara Asing (WNA) yakni, pasien nomor 1592, an. Tn. DJB, laki-laki, usia 71 tahun, Warga Negara Belanda. Pasien merupakan pelaku perjalanan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. “Saat ini menjalani isolasi mandiri di Kabupaten Lombok Barat dengan kondisi baik,”katanya.

 Sementara satu pasien positif meninggal dunia asal Kota Mataram yang merupakan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 pada Minggu (12/7) kemarin yang sempat menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Provinsi NTB meski sempat dinyatakan dalam kondisi baik pasca dilaporkan terkonfirmasi positif. Pasien ini nomor 1559 atas nama  LH, laki-laki, usia 77 tahun, penduduk Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien memiliki penyakit komorbid.   “Dengan adanya tambahan 21 kasus baru terkonfirmasi positif, 24 tambahan sembuh baru, dan satu kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (Senin,red) sebanyak 1.592 orang, dengan perincian 1.013 orang sudah sembuh, 82 meninggal dunia serta 497 orang masih positif dan dalam keadaan baik,”ujarnya.

 Disampaikan, hingga saat ini Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat masih dalam zona merah dengan jumlah terkonfirmasi positif masing-masing 716 orang dan 362 orang. Demikian juga dengan jumlah korban meninggal yakni 48 orang di Kota Mataram dan 23 orang di Kabupaten Lombok Barat. “Oleh karenanya penanganan wabah Covid-19 di Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat harus kita lakukan bersama-sama dan bergotong royong dengan lebih masif lagi, sehingga dua daerah ini dapat keluar dari zona merah,”katanya.

 Salah satu hal yang perlu diterapkan bersama, sambungnya, agar tetap disiplin menggunakan masker, jaga jarak dan menghindari kerumunan serta penerapan protokol kesehatan pada semua area publik. Bukan saja oleh masyarakat, tetapi juga semua pihak termasuk, area ekonomi, wisata, perkantoran dan pusat perbelanjaan atau pasar. Toko-toko atau pusat perbelanjaan dan area publik yang tidak mematuhi protokol Covid-19 harus ditutup. “Begitu juga di pasar-pasar, jika tidak memakai masker tidak boleh berjualan dan juga berbelanja,”sambungnya.

 Ia juga menjelaskan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 2.213 orang dengan perincian 442 orang (20%) PDP masih dalam pengawasan, 1.771 orang (80%) PDP selesai pengawasan/sembuh. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 6.885 orang, terdiri dari267 orang (4%) masih dalam pemantauan dan 6.618 orang (96%) selesai pemantauan. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 13.018 orang, terdiri dari 1.201 orang (9%) masih dalam pemantauan dan 11.817 orang (91%) selesai pemantauan. “Sedangkan Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 67.889 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.702 orang (3%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 66.187 orang (97%),”jelasnya.

 Selain itu, pihaknya mengajak kepada seluruh petugas, baik dari jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-NTB, khususnya di Kota Mataram dan Lombok Barat, juga kepada aparat TNI dan Polri serta seluruh petugas kesehatan dan aparat terkait lainnya. “Mari kita terus memperkuat kolaborasi, kerja sama dan tetap semangat untuk melakukan pembinaan, sosialisasi dan edukasi secara humanis dan persuasif untuk meminimalisir jatuhnya korban akibat Covid-19,”ajaknya. (Sal).

BACA JUGA :  Bertambah, 12 Kasus Baru Positif Corona, Sembilan Pasien Sembuh