183 Sekolah Satap Disasar LPMP NTB

Sri Sukriyani (Nasri/Radar Lombok)

MATARAM—Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) NTB belum lama ini sudah turun ke lapangan mendata Sekolah Satu Atap (Satap) yang kondisinya masih memprihatinkan. Baik itu yang minim tenaga pendidik profesional maupun yang kondisi sarana prasarana kurang memadai.

Kasi Sistim Informasi LPMP NTB, Sri Sukriyani mengatakan, pihaknya sudah mendata sekolah Satap mana saja yang sangat memprihatinkan dari kedua masalah itu. Datanya sejauh ini sedang divalidasi untuk dikirim ke pusat sebagai laporan.

Dari 183 Satap itu, ungkapnya, sebagian besar masih perlu diperhatikan oleh pemerintah dan semua pihak. Terlebih lokasinya berada di pelosok-pelosok dan jauh dari keramaian.

“Hal-hal semacam ini menjadi persoalan yang kita laporkan ke pusat,” ungkapnya, Rabu (9/11).

Perhatian yang dimaksud pihaknya adalah, soal guru dan sarana prasarana. Karena itu, pihaknya jauh-jauh sebelumnya turun ke lapangan untuk mengetahui keberadaan sekolah Satap yang dimaksud. Dengan begitu, nanti setelah semuanya Diverifiikasi baru pihaknya akan mengirimnya ke pusat sebagai bahan laporan.

Adapun terkait responnya, pihaknya belum berani memastikan semuanya akan mendapatkan bantuan. Ini karena kebijakannya tergantung dari pusat. Pihaknya hanya menyampaikan data yang memang perlu diperhatikan. (cr-rie)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid