Zul-Rohmi, Harapan Baru NTB Lebih Maju

Zul Rohmi
LANJUTKAN : Dr Zulkieflimansyah-Dr Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi) resmi menjadi Gubernur-Wakil Gubernur NTB hari ini. Keduanya sepakat melanjutkan program-program pemimpin sebelumnya.

MATARAM – Warga NTB resmi punya pemimpin baru. Dr.Zulkieflimansyah- Dr.Hj. Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi) hari ini dilantik oleh Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara Jakarta. Berbagai harapan disampaikan kepada pemimpin baru ini. Harapan besarnya adalah menjadikan NTB semakin maju.

Harapan disampaikan oleh mantan Gubernur NTB TGB M Zainul Majdi kemarin. Ia berharap Zul-Rohmi bisa bekerja dengan baik.” Saya menaruh harapan besar kepada Zul-Rohmi,” ungkap TGB kepada Radar Lombok, Selasa (18/9).

TGB yang menyelesaikan amanah sebagai gubernur tanggal 17 September ini mengatakan sangat wajar menaruh harapan besar.  Mengingat ia terlibat langsung memenangkan Zul-Rohmi pada Pilkada lalu. TGB memberikan analogi yang cukup penting untuk dijadikan perhatian. Zul-Rohmi merupakan nakhoda sebuah kapal yang bernama NTB.” Semoga berhasil menjadi nakhoda untuk kapal perjuangan NTB,” ungkapnya. 

Harapan yang sama juga disampaikan oleh beberapa pejabat di lingkup Pemprov NTB.” Zul-Rohmi adalah pilihan rakyat yang akan saling melengkapi. Dengan latar belakang pengalaman masing-masing pada karier sebelumnya, serta sama-sama berpendidikan tinggi, tentu akan menjadi bekal memimpin birokrasi Pemprov NTB menuju NTB Gemilang,” ungkap Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov NTB, Irnadi Kusuma. 

Harapan kita semua, kata Irnadi tentu saja setelah dilantik, pelaksanaan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat lebih baik lagi. Terutama dalam rangka pemulihan daerah-daerah yang terdampak gempa.

Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB H. Ahsanul Khalik menilai, Zul-Rohmi adalah pemimpin yang intelek. Hal ini bisa menjadi modal dalam melanjutkan apa yang sudah baik pada masa TGB-Amin.” Dan bahkan membuat lompatan baru dalam mengejar ketertinggalan yang masih ada di NTB,” yakinnya. 

Sejauh ini Khalik melihat Zul-Rohmi sering turun ke masyarakat. Karakter tersebut tentu saja bisa menjadi modal merealisasikan harapan masyarakat. “ Harapan saya tentunya perbaikan program dalam percepatan penanganan kemiskinan, perhatian terhadap petani dan nelayan serta pengangguran perlu formulasi yang terencana dan terukur. Serta yang utama pengembangan SDM NTB yang Gemilang betul-betul diwujudkan. Kami para staf akan memperkuat dengan inovasi sesuai tugas pokok masing-masing serta bekerja dengan baik,” tutup Khalik. 

Zul-Rohmi juga diharapkan mampu membangun birokrasi yang efektif, ramah dengan inovasi dan modern.”Birokrasi yang ramah dengan teknologi informasi, agar jenjang koordinasi tidak saja menjadi lebih pendek tapi juga cepat. Tanpa itu, NTB akan sulit bersaing,” saran Kepala Ombudsman Perwakilan NTB, Adhar Hakim. 

Menurutnya, pasangan Gubernur dan Wagub baru harus benar-benar mampu mendorong tata kelola pemerintahan sebagai dinamisator. Terutama untuk membangun koordinasi dengan Pemkab dan Pemkot sesuai amanat undang-undang.

Permasalahan besar NTB adalah belum padunya koordinasi menyelesaiakan isu-isu strategis. Padahal semuanya berbasis pelayanan publik di sektor pendidikan, kesehatan dan penyederhanaan perizinan dalam sektor bisnis dan perekonomian.  

Aktivis Solidaritas Masyarakat Untuk Transparansi (SOMASI) NTB, Johan Rahmatulloh mengatakan, Zul-Rohmi adalah sosok yang dipercaya oleh publik. Bukan hanya pertimbangan karena muda, tetapi juga intelektualitasnya. “ Sehingga tidak salah publik kemudian memberikan kepercayaan kepada duet doktor ini. Sebab tidak menjadi rahasia umum bahwa keduanya orang dekat TGB, yang diharapkan dapat membawa NTB semakin maju di semua sektor,” ucapnya. 

Harapannya kedepan, Zul-Rohmi semakin  memberikan kemajuan berupa penciptaan inovasi-inovasi baru dalam pelayanan publik. “ Kami mendorong duo doktor tersebut bergerak cepat dalam upaya-upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi,” pinta Johan. 

Besar harapannya, ada tindakan nyata untuk memberangus praktek korupsi. Misalnya melalui Peraturan Gubernur (Pergub). “Tentunya, mereka juga harus berkomitmen untuk memegang dan melaksanakan apa yang telah dijanjikan kepada masyarakat NTB,” kata Johan. 

Zul-Rohmi diusung oleh PKS dan Demokrat pada Pilkada lalu. Tentu saja berbagai kebijakan yang akan diambil tetap menjadi perhatian partai pengusung. “ Kami ucapkan selamat memimpin NTB 5 tahun kedepan. Segera bekerja bersama, memulai rekonstruksi korban gempa Lombok dan Sumbawa,” kata Ketua DPW PKS NTB H. Abdul Hadi. 

Menurut Hadi, kerusakan 60 persen kabupaten/kota membutuhkan perhatian khusus dan upaya keras untuk pulih kembali. Recovery ini tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Gubernur dan wakil gubernur harus bisa merangkul semua pihak, seluruh unsur dan elemen masyarakat, NGO lokal dan nasional untuk bangkit membangun NTB kembali. 

Dikatakan Abdul Hadi, Zul adalah kader PKS. Setelah dilantik, maka sudah beralih menjadi milik warga NTB seluruhnya. “PKS berharap khidmatnya untuk rakyat bisa lebih luas dan lebih besar lagi. PKS bersama warga NTB akan terus mendukung Pak Zul dan Bu Rohmi mewujudkan NTB Gemilang. Semoga NTB lebih baik dan lebih berkah,” tutupnya.(zwr)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut