Wisatani Sembalun Jadi Primadona Baru 

PRIMADONA: Wisatani Sembalun yang tengah jadi primadona baru.(M. Gazali/Radar Lombok)

SELONG– Sembalun punya banyak destinasi alam. Diantaranya wisatani di kaki gunung Rinjani. Lokasinya berada di Desa Sembalun Bumbung Kecamatan Sembalun.  Kawasan wisata ini berada tiga kilometer dari taman wisata Pusuk Sembalun, dan tujuh kilometer dari rest area Sembalun pusat Kecamatan wilayah tersebut.
Wisatani Garden yang memiliki areal sekitar 6 hektar dikelilingi perbukitan dan perkebunan, menawarkan berbagai macam atraksi wisata diantaranya, wisata strawberry, wisata bunga. Taman bunga inilah yang menjadi objek utama di lokasi wisatani ini.

Selain itu tidak kalah menariknya wisatawan bisa juga menikmati keindahan panorama pegunungan Sembalun sangat eksotik dengan sudut beragam, serta menikmati momen camping ground dengan suasana damai, nyaman dan aman.” Sebelum menjadi destinasi wisata, tempat  ini awalnya tidak di manfaatkan oleh pemiliknya. Sadar akan keistimewaan lokasi ini kelompok pemuda Sembalun yang tergabung dalam sebuah komunitas yakni Sembalun Community Development Center (SCDC) mengubah lokasi ini menjadi lokasi wisata yang indah,” ungkap Royal Sembahulun, Manager SCDC.

BACA JUGA :  Pendemo Tuding Kadis Sosial Ikut Bermain di BPNT

Tak ayal lokasi ini yang dulunya mati suri tidak dimanfaatkan kini menjadi terkenal dan dikunjungi banyak orang. Rata-rata pengunjung antara 15-25 orang per hari.”Saat ini lumayan yang datang, paling banyak wisatawan domestik. Maklum kita baru buka sekitar tinga minggu yang lalu,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Enam ABK Terjangkit Corona

Meski di tengah keterbatasan, dia bersama teman-temannya tetap melakukan strategi dengan mempromosikan paket wisatani melalui media sosial Facebook dan Instagram. Melalui platform media sosial tersebut membantu kedatangan pengunjung selama ini. Apalagi, baru dibuka untuk umum.”Kita terus berinovasi membuat terobosan baru, agar para wisatawan yang datang ke Sembalun banyak pilihan untuk dikunjungi. Sehingga bukan hanya sekali mereka datang, tapi berkali-kali,” ungkapnya.(lie)