Waspadai Longsor dan Pohon Tumbang di Lombok Utara

Waspadai Longsor dan Pohon Tumbang di Lombok Utara
TUMBANG : Pohon tumbang di ruas jalan utama Tampes Kecamatan Kayangan beberapa waktu lalu. (IST/RADAR LOMBOK)

TANJUNG – Intensitas hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Lombok Utara beberapa hari terakhir ini harus diwaspadai. Terutama masyarakat yang melintas di jalur pepohonan rimbun dan jalan bertebing. Sebab, beberapa terakhir sudah ada beberapa kejadian longsor dan pohon tumbang yang perlu diantisipasi. “Kita minta masyarakat yang bermukim dan melintas di titik-titik rawan harus mengantisipasi dini. Kita prediksi dua bulan kedepan hujan akan tetap terjadi,” imbuh Kepala BPBD Lombok Utara Iwan Maret Asmara, Jumat (26/1).

Titik-titik yang diantisipasi, yaitu jalur pusuk, masyarakat dan pengguna jalan yang melintasi jalur Pusuk maupun Malimbu untuk tetap waspada. Pasalnya, beberapa titik sudah dipetakan rawan longsor. Di jalur itu, ada tiga titik di jalur Pusuk yang sudah mengalami longsor kecil. Material longsor tampak belum dibersihkan dan masih berada di bahu jalan. “Yang sudah terjadi ada tiga titik. Tapi, kita minta masyarakat tetap waspada. Khususnya di dekat pohon-pohon yang kemiringannya membahayakan. Karena kalau tanahnya longsor pohon itu juga bisa jatuh menutupi jalan,” katanya.

BACA JUGA :  Dua TKI Asal KSB Meninggal Dunia di Arab Saudi

Pihaknya sudah melakukan berbagai upaya untuk mencegah timbulnya korban jiwa. Tetap melakukan pemantauan di titik-titik yang dianggap rawan longsor terutama jalur Pusuk dan Malimbu. Selain itu, beberapa spanduk peringatan dini longsor juga sudah terpasang di jalur Pusuk.

Selanjutnya, masyarakat juga tetap waspada dengan pohon besar dan berusia tua yang berada di jalan utama Pemenang-Bayan. Melihat kondisi cuaca seperti saat ini, dikhawatirkan pohon-pohon tersebut bisa tumbang. Seperti beberapa hari lalu terjadi di Dusun Papak Desa Genggelang. Tapi tidak ada korban jiwa, hanya bangunan dapur di luar rumah warga tertimpa. Untuk mengantisipasi pohon tumbang ini, BPBD juga sudah turun langsung dan memotong pohon-pohon dengan kemiringan yan membahayakan dan rawan tumbang. (flo)