BMKG : Waspadai Ancaman Cuaca Ekstrim di Wilayah NTB

Cuaca Ekstrem
Cuaca Ekstrem

MATARAM – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga NTB mewaspadai ancaman cuaca ekstrim beberapa waktu kedepan.

BACA JUGA: Mataram Terkena Dampak Siklon Tropis Joyce

Mengingat, wilayah NTB akan terus berpotensi mengalami curah hujan tinggi.  Prakirawan Iklim Stasiun Klimatologi  Lombok Barat BMKG, Oktaviana Indriani mengatakan, curah hujan  tinggi diperkirakan lebih dari 150 melimeter per dasarian pada dasarian  II atau pada 11 Januari hingga 20 Januari 2018. Kondisi ini diprediksi terjadi di sebagian besar wilayah NTB. “Masyarakat diimbau waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin,” ujarnya Jumat kemarin (12/1).

Menurut Oktaviani, pada dasarian I Januari, curah hujan di NTB secara umum berada pada kategori rendah hingga menengah. Curah hujan kategori sangat tinggi terpantau di Kabupaten Sumbawa Barat yaitu di Pos Brang Rea dengan 500 melimeter per dasarian.

Lebih lanjut disampaikan, kondisi suhu muka laut di perairan NTB menunjukkan kondisi netral cenderung dingin serta berindikasi pada kondisi La Nina. “Analisis angin menunjukkan angin baratan cukup stabil ditandai dengan adanya pusat-pusat tekanan rendah di belahan bumi selatan,” ucap Oktaviani.

Kondisi tersebut memicu terjadinya peluang hujan dengan kategori menengah di sebagian besar wilayah NTB. Peluang terjadinya curah hujan lebih dari 50 sampai 100 melimeter per dasarian di sebagian besar wilayah NTB pada dasarian II Januari 2018 sebesar 80 sampai 90 persen.

Sementara untuk potensi curah hujan kategori tinggi, pada dasarian II Januari 2018 sebesar 60 sampai 80 persen. “Itu akan terjadi di wilayah Lombok bagian tengah dan selatan, Sumbawa Barat serta Bima bagian tengah,” tandasnya.

Kepala badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB, H Mohammad Rum yang dimintai keterangannya mengaku sedang berada di Bima. Dirinya sedang sibuk turun lapangan melihat dan mengamati potensi bencana disana.

BPBD NTB sendiri telah meminta kepada seluruh kabupaten/kota untuk melakukan langkah-langkah antisipasi bencana. “Kita memastikan siapnya posko siaga bencana banjir, tanah longsor dan angin puting beliung,” kata Rum.

Menurut Rum, ancaman banjir yang rentan akan terjadi berada di Kota Bima, Kabupaten Bima, Dompu, Sumbawa dan Lombok Timur. Untuk ancaman pohon tumbang waspadai di Kota Mataram, Kota Praya dan sepanjang jalan negara Ampenan ke Labuhan Lombok. “Banyak-banyak berdoa saja, bencana alam itu yang penting bisa kita minimalisir dampaknya,” kata Rum. (zwr)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid