Warga Embung Raja Lombok Timur Geger Penemuan Mayat

Warga Embung Raja Geger Penemuan Mayat
MAYAT TERAPUNG: Sinawan (55) warga Anyar Selatan, Desa Embung Raja, yang ditemukan warga mengapung di embung dan telah meninggal dunia. (IST FOR RADAR LOMBOK)

SELONG—Warga Dusun Gerung Barat, Desa Embung Raja, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Minggu malam (25/3), digegerkan dengan penemuan mayat pada malam hari di Embung yang berdekatan dengan Dam Pandandure.

Mayat yang pertama kali ditemukan oleh Amaq Uli atau Muhamat (60), alamat Gerung Barat, Desa Embung Raja, dalam kondisi mengambang di atas air itu diketahui bernama Sinawan (55), alamat Anyar Selatan, Desa Embung Raja.

Kronologisnya, sekitar pukul 21.30 Wita ketika Amaq Uli hendak mengambil air dan turun di bendungan, tiba-tiba melihat sosok mayat perempuan mengambang, Sontak saja, saksi yang melihat pertama kali mayat itu langsung berteriak, dan kemudian memberitaukan ke masyarakat, yang diteruskan ke kepala desa.

“Setelah itu, kepala desa melaporkan kejadian ke SPKT Polsek Terara melalui Bhabinkamtibmas Desa Embung Raja, dan kami segera mendatangi TKP,” kata Kapolres Lotim melalui Kapolsek Terara, AKP Tauhid, Senin kemarin (26/3).

Kapolsek menjelaskan, korban yang ditemukan telah meninggal itu diketahui memiliki penyakit, salah satunya adalah keterbelakangan mental. Dia diketahui menghilang sejak sore sekitar pukul 16.00 Wita. Bahkan pihak keluarga juga telah mencoba mencari, namun tidak bisa ditemukan.

Hingga akhirnya pihak keluarga mengetahui kalau anggota keluarganya itu telah meninggal dan ditemukan warga mengambang di embung. “Pada malam hari itu kita sebenarnya ingin melakukan otopsi, namun pihak keluarga sudah mengikhlaskan, sehingga tidak jadi dilakukan. Jenazahnya telah dimakamkan hari ini (kemarin,red),” pungkasnya. (wan)