Toleransi di NTB Harus Dipupuk dan Dirawat

SOSIALISASI: Wakil ketua DPD RI, Farouk Muhammad menggelar sosialisasi 4 pilar kebangsaan di Lombok Tengah, kemarin (Yan/ Radar Lombok)

MATARAM—Beberapa peristiwa telah mengoyak dan mencederai toleransi dan saling harga menghargai antar umat beragama di tanah air. Peristiwa itu harus menjadi perhatian serius dan meningkatkan kewaspadaan diri semua kalangan terhadap kemungkinan muncul berbagai bentuk gangguan bertoleransi dan kerukunan beragama, tak terkecuali di NTB.

Wakil Ketua DPD RI, Farouk Muhammad mengatakan, salah satu wujud dari menjaga dan merawat toleransi hidup beragama adalah menjalin dan memperkokoh tali silaturahmi antarumat beragama dan menjaga hubungan yang baik dengan manusia lainnya. “Daerah kita NTB punya sejarah cukup panjang dalam soal toleransi dan kerukunan,” katanya, Rabu (22/3).

[postingan number=3 tag=”politik”]

Menurut Farouk, merajut hubungan damai antar penganut agama hanya bisa dimungkinkan jika masing-masing pihak menghargai dan menghornati pihak lain. Mengembangkan sikap toleransi beragama, bahwa setiap penganut agama boleh menjalankan ajaran dan ritual agamanya dengan bebas dan tanpa tekanan.

Karena itu, hendaknya toleransi beragama dijadikan kekuatan untuk memperkokoh silaturahmi dan menerima adanya perbedaan. Dengan ini, akan terwujud perdamaian, ketentraman dan kesejahteraan.

“Kita harapkan kedepan, NTB bisa menjadi simbol daerah di Indonesia, toleransi dan kerukunan terawat dan terjaga dengan baik,” ucapnya.

Selain itu, Farouk menilai kehidupan masyarakat di  NTB yang religius menjadi modal sosial mempertahankan warna Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan juga merawat nilai-nilai kebersamaan, gotong royong dan persaudaraan. Sehingga  makin memperkokoh dan memperkuat silaturahmi dan menerima semua perbedaan yang ada.

“Dengan ada sikap saling menerima bisa menghilangkan berbagai muncul konflik dari ada perbedaan itu,” tandasnya. (yan)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid