TGH L Turmudzi Badaruddin Ajak Masyarakat NTB Patuhi Imbauan Pemerintah dan Ulama

PATUHI : Pimpinan Pondok Pesantren Qomarul Huda, Bagu, Kabupaten Lombok Tengah, TGH. L. Turmudzi Badaruddin bersama Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda NTB, Najamuddin Amy, S.Sos, MM saat mengajak masyarakat NTB untuk senantiasa mematuhi Himbauan Pemerintah dan Fatwa Majelis Ulama Indonesia. (ist/)
PATUHI : Pimpinan Pondok Pesantren Qomarul Huda, Bagu, Kabupaten Lombok Tengah, TGH. L. Turmudzi Badaruddin bersama Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda NTB, Najamuddin Amy, S.Sos, MM saat mengajak masyarakat NTB untuk senantiasa mematuhi Himbauan Pemerintah dan Fatwa Majelis Ulama Indonesia. (ist/)

MATARAM-Pimpinan Pondok Pesantren Qomarul Huda, Bagu, Kabupaten Lombok Tengah, TGH Lalu Turmudzi Badaruddin meminta masyarakat NTB untuk senantiasa mematuhi imbauan pemerintah dan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Hal itu sebagai salah satu upaya serius kita dalam memutus mata rantai penyebaran Virus Corona (Covid-19) di NTB. Dikatakan tokoh agama ini, imbauan pemerintah dan fatwa MUI dalam upaya memutus mata rantai Covid-19 diantaranya, tidak melakukan jabat tangan karena virus ini dapat menular melalui bersentuhan. Selain itu, juga dianjurkan untuk selalu di rumah, melakukan aktivitas ibadah di rumah, khususnya di bulan Ramadan ini. Untuk itu, pengurus besar Nahdlatul Ulama (NU) NTB ini meminta masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan. Selalu mencuci tangan dengan sabun dengan hand sanitizer dan tisu basah. “Islam selalu menganjurkan kita untuk selalu bersih. Bahkan kita mencuci tangan minimal lima kali sehari dengan berwudu,” ujarnya di Ponpes Qomarul Huda, Rabu (29/4).

Menurutnya, kunci dari terhindarnya kita dari virus corona yang sedang mewabah saat ini, masyarakat harus senantiasa menjaga kebersihan diri. Mulai dari kebersihan fisik dan kebersihan hati. “Insya Allah kebersihan badan dan kebersihan hati, kita akan terhindar dari virus ini,” tandasnya.

Selain itu, ia juga meminta masyarakat NTB, khususnya yang beragama islam untuk memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan untuk memperbanyak do’a, agar wabah virus corona ini segera berakhir. “Mari kita perbanyak do’a dan melakukan Qunut Nazilah setiap salat waktu agar kita dijauhkan dari segala macam balak,” imbuhnya. (hms/sal)