Terseret Arus Laut, Gadis SMP Ini Meninggal

Mendengar cerita kedua teman anaknya, Jaenal pun langsung berlari menyisir sungai Paok Padak, dan pinggiran pantai sekitar. Sementara ibunya, Rohani, meminta tolong kepada masyarakat sekitar dan para pengunjung Pantai Rambang, untuk ikut mencari. Naun korban tak kunjung ditemukan.

“Sekitar pukul 13.15 Wita, anggota Piket TNI AU POS Rambang, Serma Jaka menghubungi pihak Polsek Sakra Timur, untuk membantu melakukan pencarian bersama dengan masyarakat kampung setempat menggunakan sampan menyusuri pantai. Tetapi juga tidak menemukan korban,” ujar Jaenal.

Setelah beberapa lama dilakukan pencarian sambungnya, baru sekitar pukul 13.40 Wita, Jaenal sendiri yang menemukan anaknya Astuti, sudah dalam posisi tengkurap di dekat sungai Paok Padak. Namun ketika di coba berikan pertolongan pertama oleh anggota TNI AU yang ikut melakukan pencarian, sudah tidak ada tanda-tanda korban bergerak.

“Anggota Pos TNI AU bersama pihak keluarga akhirnya membawa korban ke Puskesmas Labuhan Haji, dan setelah diperiksa petugas yang piket, korban dinyatakan sudah meinggal dunia. Sehinga saya bawa pulang ke rumah,” ujar Jaenal sedih.

Sementara itu, Kapolres Lotim melalui Kapolsek Sakra Timur, Iptu Lalu Mahrum, mengatakan bahwa kedua orang tua korban bersama keluarga besarnya menerima kejadian yang menimpa anak semata wayangnya itu sebagai musibah, dan tidak akan melakukan otopsi. “Semua keluarga sudah ikhlas, dan jenazah korban sendiri akan dimakamkan pada hari Senin (hari ini, red),” pungkasnya. (cr-wan)