Sungai Meluap, Kerandangan Banjir Lagi

MELUAP: Sungai Kerandangan kembali meluap kemarin dan menyebabkan banjir. (IST/RADAR LOMBOK)

GIRI MENANG – Dusun Kerandangan Desa Senggigi Kecamatan Batulayar kembali diterjang banjir, Minggu (11/12) sekitar pukul 14.30 wita. Titik banjir berada di lokasi banjir yang terjadi beberapa waktu lalu yakni di RT 04 Dusun Kerandangan.

Kepala Desa Senggigi, Mastur, menjelaskan hujan memang cukup deras sehingga debit air sungai naik meski tidak sampai merendam rumah warga. :” Tadi sempat meluap airnya tapi sekarang sudah surut, tidak sampai merendam rumah warga,” katanya saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan saat ini memang belum ada penanganan. Penanganan yang dilakukan pada beberapa waktu lalu, masih bersifat sementara.”Dulu penanganan hanya dipasang karung saja oleh BPBD bersama warga, tapi penanganan jangka panjang belum ada, belum dilakukan hingga saat ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Lobar Tolak Penetapan 14 Ribu Hektar LP2B

Untuk itu ia meminta keseriusan Pemkab Lombok Barat untuk penanganan jangka panjang sungai yang amblas akibat banjir beberapa waktu lalu.”Kita minta segera diperbaiki, dan Senggigi kembali ditata,” paparnya.

Kades juga meminta Pemda melakukan penataan kawasan dan jalan di dalam hutan kawasan Senggigi karena di dalam kawasan hutan ada agrowisata yang memiliki potensi besar dan butuh perhatian pemerintah.

Terpisah, Penjabat Sekda Lombok Barat, H. Ilham, mengatakan untuk perbaikan sungai yang ambles di kawasan Kerandangan, saat ini hanya masih bersifat penanganan darurat seperti yang sudah dilakukan beberapa waktu lalu. Sedangkan untuk banjir hari ini sudah bisa teratasi.”Untuk banjir hari ini sudah bisa teratasi, kita akan upayakan bisa segera untuk penanganan jangka panjang, yang kemarin untuk penanganan darurat saja,” terangnya.

Baca Juga :  Pemda Bantah Tebang Pilih Tutup Kafe

Untuk itu Pemkab Lombok Barat mengajukan penanganan banjir ini menjadi yang prioritas di dalam program tahun 2023, dimana nanti Pemkab Lombok Barat akan berkoordinasi dengan pihak Balai Wilayah Sungai ( BWS) untuk bisa ikut terlibat memberikan penanganan sungai yang amblas. “Itu harus kita masukkan program dan nanti kita libatkan BWS untuk penanganan jangka panjang, inshaallah kita upayakan,” tutup Ilham.(ami)

Komentar Anda