Stafsus Gubernur Sesalkan Masyarakat  yang Menolak Isolasi Mandiri Karyawan AMNT

PRAYA—Polemik penolakan isolasi mandiri bagi karyawan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PT AMNT) di Hotel D’Max Lombok, terus menguat ditengah masyarakat sekitar hotel. Namun sikap penolakan tersebut, justru sangat disayangkan oleh Staf Khusus (Stafsus) Gubernur NTB, Dian Sandi Utama. Apalagi beberapa pihak yang menolak, mereka belum mendapatkan penjelasan secara utuh terkait kenapa dilakukan isolasi mandiri itu.

Menurutnya, yang perlu diketahui warga, bahwa bahwa para karyawan PT AMNT ini bukan di karantina, tetapi isolasi mandiri. “Jadi kami rasa kurang tepat sikap teman-teman dan masyarakat yang menolak orang yang mau isolasi mandiri. Apalagi para karyawan PT AMNT sudah diperiksa pihak Bandara melalui pemeriksaan RMI, dan mendapatkan surat keterangan sehat dari Satgas. Dan kami rasa selama para karyawan PT. AMNT patuh terhadap protokol Covid-19, tidak seharusnya ada penolakan. Lebih-lebih ini adalah isolasi mandiri di hotel,” ungkapnya kepada radarlombok.co.id, Selasa (21/4/2020).

Dijelaskan, masyarakat juga harus melihat dampak Covid-19 dari sudut pandang yang lain. Bukan hanya masalah kesehatan saja, tetapi dampak secara ekonomi cukup dirasakan berbagai pihak sejak mewabahnya pendemi global Covid-19, di NTB pada khususnya.

Saat ini, banyak pelaku usaha, khususnya yang bergerak dibidang perhotelan, terpaksa berhenti beroperasi akibat sepinya tamu. Bahkan mereka terpaksa harus merumahkan para karyawannya. “Kita juga harus melihat dampak Covid-19 ini dari sudut pandang yang lain. Hari ini beberapa hotel berkreatifitas menarik tamu dengan menyediakan paket isolasi mandiri, agar karyawan-karyawan mereka tidak dirumahkan secara signifikan,” jelasnya.

Menurutnya, dengan dipilihnya Hotel D’Max Lombok oleh Perusahaan PT AMNT, setidaknya sudah berapa karyawan yang terselamatkan, dan tidak jadi dirumahkan, atau bahkan pemberhetian (PHK) akibat lesunya tingkat hunia hotel sebagai dampak Covid-19. “Sebenarnya kita mendukung adanya perusahaan yang mau melakukan isolasi para karyawannya di hotel di Lombok. Maka secara otomatis banyak karyawan hotel yang terselamatkan hari ini,” terangnya.

Disampaikan juga, adanya isolasi mandiri yang dilakukan oleh PT AMNT kepada karyawannya, juga sangat didukung oleh Gubernur NTB. “Pak Gubernur sudah sampaikan dari beberapa hari kemarin, baik melalui akun media sosialnya, atau pun secar langsung. Bahwa beliau senang sekali ketika ada hotel-hotel yang menawarkan paket kamar untuk isolasi mandiri,” ungkapnya.

Pihaknya menganggap adanya penolakan yang dilakukan oleh masyarakat sekitar hotel, karena mereka belum memahami secara utuh tentang informasi isolasi mandiri. Apalagi isolasi mandiri yang dilakukan oleh PT AMNT sebagai upaya mendukung kebijakan pemerintah, untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, yang kian meresahkan masyarakat.

“Seharusnya masyarakat mendukung adanya isolasi mandiri yang dilakukan oleh perusahaan kepada para karyawannya, selama itu mematuhi protokol Covid-19. Dan ini juga untuk kebaikan kita bersama,” pungkasnya. (sal)