Sopir Taksi Diajak Perangi Narkoba

MATARAM – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mataram menggelar sosialisasi bahaya Narkoba di kalangan sopir Lombok Taksi bertempat di kantor Lombok Taksi Ampenan kemarin. Para sopir diajak bersama-sama memerangi Narkoba.

Kepala BNN Kota Mataram H. Nur Rachmad pada saat sosialisasi menyampaikan,  pemberantasan Narkoba di lingkungan perusahaan swasta adalah salah satu bentuk komitmen bersama dengan harapan kasus bisa ditekan. “ Kita tahu bahwa sektor transportasi jadi rengking tiga dalam penggunaan Narkoba setelah sektor jasa konstruksi dan pertambangan,” ungkapnya.

Dampak Narkoba di bidang jasa transportasi sangat berbahaya bagi masyarakat. Misalnya seorang sopir mengendarai kendaraan saat “on”, akan berbahaya bagi para penumpang. “ Kami memberikan penyuluhan pada karyawan dan sopir, supaya mereka tahu dan merubah sikap dan ikut peduli,” ungkapnya.

Ia juga berharap ada  komitmen dari perusahan untuk melakukan tes urin sacara periodik bagi para sopir.

Pada kesempatan ini para sopir diberikan informasi tentang dampak Narkoba. Mereka juga diberitahu jenis-jenis Narkoba agar mereka bisa menghindarinya. Nampak para sopir antusias mengikuti sosialisasi ini. Rata-rata mereka tidak paham jenis-jenis Narkoba.

Rachmad berharap perusahan swasta betul-betul melakukan pengawasan. Hukuman disiplin bagi karyawan yang ketahuan pakai Narkoba harus ditegakkan.

Manager Lombok Taksi Cabang Lombok, Amir Muslim, menyambut baik adanya sosialisasi oleh BNN Kota Mataram ini.  Ia menegaskan komitmen perusahaannya  mendukung pemberantasan Narkoba saat ini. Lombok Taksi punya 630 karyawan. Nantinya setelah mengikuti sosialisasi, mereka bisa meneruskannya ke keluarga masing-masing. “ Pengemudi yang hadir bisa memberikan sosialisasi ke masyarakat, terutama keluarga mereka, atau bila perlu ke para penumpang mereka,” ungkapnya.(dir)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid