Serangan Rabies di Dompu Terus Diwaspadai

Ilustrasi Rabies
Ilustrasi Rabies

DOMPU — Bahaya penyebaran virus rabies atau anjing gila terus diwaspadai Pemerintah Kabupaten Dompu. Selain eliminasi anjing, pemerintah juga menggencarkan vaksinasi, komunikasi, informasi dan edukasi (KIP).

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Dompu, Zainal Arifin mengatakan, virus rabies hingga saat ini terus menjadi ancaman bagi masyarakat Dompu. Dari data yang ada, gigitan anjing suspek rabies mencapai 1.176 orang. “Pasca-ditetapkan sebagai KLB (kejadian luar biasa), rabies manjadi masalah serius dihadapi saat ini. Oleh karena itu, masyarakat diminta terus waspada dan jangan menganggap sepele akan gigitan anjing,” harap Zainal Arifin, kemarin.

Pihaknya juga gencar melakukan vaksinasi dan KIP di tengah masyarakat. Terakhir vaksinasi dan KIP digelar di Desa Cempi Jaya Kecamatan Hu’u, Rabu (19/6). “Beberapa hari lalu, kegiatan yang sama juga digelar di Desa Manggeasi Kecamatan Dompu. Selain melibatkan orang tua, kita juga mengundang puluhan anak-anak SD dan SMP,” ujarnya.

Selanjutnya masyarakat juga memberikan pemahaman pada masyarakat akan bahaya dari virus mematikan ini. “Bukan sekadar mencegah, masyarakat juga perlu mengetahui tentang bahaya virus ini. Setidaknya mereka bisa menjaga diri dan keluarga dari serangan anjing liar,” jelas Dae Arif sapaan akrab Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan ini.

Dae Arif juga mengapresiasi respons masyarakat selama kegiatan vaksinasi dan KIP digelar. Antusias masyarakat memvaksinasi anjing peliharaannya cukup tinggi. “Menarik perhatian masyarakat dalam memerangi virus ini merupakan salah satu tujuan dari kegiatan ini. Karena untuk mencegahnya memang harus mulai dari bawah, yakni kesadaran masyarakat,” pungkasnya. (jw)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid