Sekolah 5 Hari Belum Bisa Diterapkan

TERKENDALA: Rencana melaksanakan 5 hari sekolah masih terkendala di SMKN 1 Sikur lantaran musalla sekolah itu belum jadi (Janwari Irwan/Radar Lombok)

SELONG –Jajaran Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Sikur mengaku tidak akan menerapkan sekolah lima hari. Pasalnya, hingga saat ini sekolah tersebut masih jauh dari fasilitas memadai.

“Untuk menerapkan sekolah lima hari rasanya tidak mungkin dilakukan. Mengingat saat ini sekolah masih minim fasilitas,” kata Kepala SMKN 1 Sikur, Lalu Rusbin, Selasa (18/7).

Di sekolah ini, jelasnya, ada beberapa fasilitas yang belum bisa difungsikan. Salah satunya adalah musalla sekolah. Tidak hanya itu, siswanya sudah merasa senang berada di sekolah dengan sistem 6 hari sekolah. Praktis, menghilangkan satu hari akan dirasanya akan sangat sulit.

Terkait rencana pemerintah menerapkan sekolah lima hari dan belajar 8 jam dengan alasan memberikan peluang bagi guru honorer menambah jam mengajar, menurutnya itu sama saja dengan sekolah 6 hari. Praktis, dengan alasan apapun pihaknya tetap akan melaksanakan 6 hari sekolah. (cr-wan)

BACA JUGA :  NTB Bisa Jadi Contoh Penguatan Pendidikan Karakter