Sehari Kasus Baru Positif Covid-19 Tembus 88 Orang 

UPDATE : Data peta perkembangan Covid-19 di NTB tanggal 22 Januari 2021.

MATARAM-Penularan Covid-19 di NTB masih berlangsung. Kasus positif baru terus terjadi dan cendrung meningkat.

Data Gugus Tugas Provinsi NTB pada Jumat (22/1/2020) terdapat tambahan kasus baru positif Covid-19 sebanyak 88 kasus. Hal ini diketahui setelah pemeriksaan 289 sampel di Laboratorium PCR dan TCM RSUD  Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR RSUD 
dr R Soedjono Selong, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, dan Laboratorium TCM RSUD Bima. Hasilnya 178  sampel negatif, 23 sampel positif ulangan dan 88  sampel kasus baru positif Covid-19. 

Penambahan kasus baru positif tersebut, kembali didominasi pasien asal Kota Mataram sebanyak 33 kasus. Disusul Lombok Timur 12 kasus, Kota Bima 10 kasus, Lombok Barat sembilan kasus, Lombok Tengah enam kasus. Kemudian Sumbawa tiga kasus, Kabupaten Bima dua kasus, Sumbawa Barat dan Dompu masing-masing bertambah satu kasus serta terdapat tambahan 10 kasus pasien asal luar Provinsi NTB. 

Pada hari yang sama terdapat satu orang pasien positif dinyatakan meninggal dunia yakni pasien nomor 6911 atas nama RS, laki-laki, usia 62 tahun, penduduk Desa Midang, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Pasien memiliki penyakit komorbid. 

Pada hari yang sama juga terdapat tambahan 33 orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19. Rinciannya, Lombok Timur 10 orang, Kota Bima delapan orang, Lombok Barat enam orang, Sumbawa empat orang, Mataram tiga orang dan Sumbawa Barat dua orang. “Dengan adanya tambahan 88 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 33 tambahan sembuh baru dan satu kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (22/01/2021) sebanyak 6.937 orang, dengan perincian 5.543 orang sudah  sembuh, 321 meninggal dunia, serta 1.073 orang masih positif,” terang Sekretaris Daerah Selaku Wakil Ketua Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, HL Gita Ariadi dalam siaran persnya, Jumat malam. 

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah kasus suspek sebanyak 14.705 orang dengan perincian 295 orang (2%) masih dalam isolasi, 85 orang (0,6%) masih berstatus probable, 14.325 orang (97,4%) sudah discarded. Jumlah kontak erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 48.560 orang, terdiri dari 2.295 orang (4,7%) masih dalam karantina dan 46.265 orang (95,3%) selesai karantina. Sedangkan oelaku perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 109.434 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 792 orang (0,7%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 108.642 orang (99,3%). 

Meningkatnya kasus positif baru ini, berdampak pada peta penularan Covid-19 di NTB dengan terjadi perubahan zona. Terdapat empat kabupaten/kota berstatus zona merah (risiko tinggi) penularan Covid-19 yakni Sumbawa, Dompu, Kabupaten Bima dan Kota Bima. Sedangkan empat kabupaten berstatus di zona oranye (risiko sedang) yakni  Kabupaten Sumbawa Barat, Lombok Timur, Lombok Barat dan Kota Mataram. Sementara dua kabupaten berstatus zona kuning (risiko rendah) yakni Lombok Tengah dan Lombok Utara. (sal)