Sabtu Budaya Tetap Dilaksanakan Sekolah

Pelaksanaan Sabtu Budaya saat dilaunching November 2021 di salah satu SMP di Kota Mataram.(DOK/RADAR LOMOK)

MATARAM – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram HL Fatwir Uzali menegaskana kegiatan Sabtu Budaya di sekolah tetap dilaksanakan pada pekan ketiga Januari 2022.

“Kita tetap melaksanakan program Sabtu Budaya. Namun dalam satu bulan itu hanya satu kali yang dilaksanakan setiap pekan ketiga,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram HL Fatwir Uzali kepada Radar Lombok, kemarin.

Dikatakannya, pelaksanaan program Sabtu Budaya dilakukan sekitar tanggal 22 Januari 2022 ini. Hanya tahun ini akan dirancang bentuknya apa saja dalam kegiatan di satuan pendidikan, mulai jenjang TK, SD maupun SMP se-Kota Mataram.

BACA JUGA :  20 Dosen dan Mahasiswa UIN Mataram Terima Rektor Award 2021

Program Sabtu Budaya ini untuk memperkenalkan sejak dini peserta didik tentang budaya yang ada di NTB. Bukan hanya itu, kegiatan ini pula dihajatkan untuk membentuk karakter siswa lewat beragam kegiatan yang memiliki nilai-nilai kebudayaan. Meski melaksanakan program Sabtu Budaya, tidak berarti siswa diwajibkan menggunakan pakaian adat pada saat pelaksanaan kegiatan.

“Tidak memberatkan siswa, silakan menggunakan baju adat. Sebab budaya itu salah satunya pakian adat. Boleh juga anak-anak masuk menggunakan pakaian olahraga dan melaksanakan kegiatan budaya,” terangnya.

BACA JUGA :  Ribuan Guru Belum Bisa Naik Pangkat

Untuk diketahui, program Sabtu Budaya mulai dilaksanakan pada November 2021 dan tetap akan dilanjutkan tahun 2022 ini. Kegiatan Sabtu Budaya itu diisi sekolah dengan lomba permainan tradisional, cerita berbahasa Sasak, serta kegiatan lain yang bisa membuat anak didik lebih mengenal budaya daerahnya sendiri. Oleh karena itu, apa yang dilakukan ini adalah ikhtiar untuk menanamkan nilai-nilai budaya Sasak kepada peserta didik sejak usia dini.

“Inilah upaya kami untuk menanamkan nilai-nilai budaya kepada peserta didik sejak dini,” tandasnya. (adi)