Ribuan Peserta Ikut Doa Bersama 171717

Ribuan Peserta Ikut Doa Bersama 171717
DOA BERSAMA : Doa bersama 171717 yang diselengarakan di Makorem 162/WB untuk Indonesia yang kasih sayang, Kamis kemarin (17/8). (Ali Ma’shum/Radar Lombok)

MATARAM — Ribuan peserta dari berbagai elemen  mengikuti doa bersama 171717 di markas  Korem 162 Wire Bhakti.

Doa bersama  mengambil tema ” doa bersama Indonesia Lebih Kasih Sayang” digelar secara serentak di seluruh Indonesia. Komandan Korem 162 WB Kolonel Inf Farid Makruf mengatakan, kegiatan ini atas inisiatif Panglima TNI yang menetapkan tanggal 17, pukul 17.00 dan tahun 2017 untuk melaksanakan doa bersama untuk Indonesia yang lebih kasih sayang. ‘’ Ini dimaksudkan doa semua agama. Untuk yang muslim menghafal dan menghatamkan Alquran. Begitu juga dengan agama yang lainnya melaksanakan doa bersama di tempat ibadah yang sudah ditentukan,’’ ujarnya Kamis kemarin (17/8).

Lewat doa yang dipanjatkan dan dibacakan untuk mendoakan bangsa Indonesia yang lebih kasih sayang. Indonesia diharapkan juga untuk tidak suka ribut antara satu dengan yang lainnya.

Selanjutnya, dalam amanat Panglima TNI yang dibacakannya, Panglima meminta kepada generasi penerus penikmat kemerdekaan untuk bersama-sama memohon kepada Alloh agar menerangi bangsa Indonesia dengan cahaya ilmu dan kearifan. ‘’ Ini agar kita pandai merawat kemerdekaan dan diberikan  kekuatan untuk terus menjaga NKRI. Menjaga Pancasila dan merawat memperkokoh ke-bhineka tunggal ika-an serta menggelorakan tradisi semangat gotong royong,’’ tandasnya.

Kapolda NTB Brigjen Pol Firli mengatakan, doa bersama tersebut untuk mengucapkan rasa syukur atas hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-72. Tema Indonesia yang lebih kasih sayang menurutnya sangat bagus. ‘’ Ini sangat bagus sekali dengan membangkitkan rasa kasih sayang sesama kita. Agama Islam pun mengajarkan kepada kita yaitu mengenai rahman dan rahim yang maha pengasih dan maha penyayang,’’ ujar Kapolda.

Dia menyebut banyak hal yang bisa diambil dari kegiatan ini. Dintaranya, mengukuhkan kembali rasa cinta kepada bangsa, tanah air dan para pendahulu yang sudah memberikan jasa luar biasa bagi generasi saat ini. ‘’ Karena kita harus sadar bahwa apa yang kita peroleh hari ini. Pasti ada andil dari para pendahulu kita,’’ katanya.

Ketua MUI NTB Prof H Syaiful Muslim mengatakan, tidak ada yang bisa diucapkan dalam memaknai kemerdekaan selain rasa syukur kepada tuhan. Karena dalam usianya yang ke-72. Seluruh warga negara masih bisa diberikan kesempatan untuk tinggal di Indonesia dengan penuh kedamaian. ‘’ Kita harus banyak-banyak bersyukur masih diberikan kesempatan tinggal di Indonesia sebagai bangsa yang besar,’’ ungkapnya.

Dalam kegiatan doa bersama yang digelar di halaman Makorem 162/WB. Khataman dibacakan dan dipimpin oleh tiga orang hafiz Alquran. Ke-30 hafiz ini membacakan secara bergantian ayat-ayat suci Alquran dan membimbing ribuan peserta. Secara keseluruhan, kegiatan ini berlangsung dengan aman dan lancar.(gal)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid