Realisasi Pelebaran Jalan Kuta – Keruak Masih Nihil

JALAN : Inilah kondisi jalan di KEK Mandalika di Desa Mertak Kecamatan Pujut yang kondisinya parah jika terjadi hujan. (M.HAERUDDIN/ RADAR LOMBOK)

PRAYA — Janji Pemerintah Pusat untuk kembali menggelontorkan anggaran untuk mendukung berbagai fasilitas pendukung di luar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Salah satunya akan mengalokasikan anggaran Rp500 miliar untuk pelebaran jalan Kuta-Keruak sampai saat ini hanya isapan jempol.

Padahal sebelumnya jalur Kuta-Keruak ini sudah mulai dikerjakan secara bertahap dengan beberapa segmen. Mulai dari segmen pertama dari Masjid Nurul Bilad- hingga Sirkuit Mandalika, dan segmen kedua khusus di depan Sirkuit Mandalika. Kemudian oleh pemerintah pusat menjanjikan pada tahun 2023 lalu dilanjutkan dengan pengerjaan sekmen tiga dari Songgong- Mertak yakni menuju wilayah Awang.

Namun ternyata hingga berakhir tahun 2023 proyek tersebut tak kunjung bisa terealisasikan. Parahnya, lagi di tahun 2024 ini proyek tersebut tidak ada kejelasan, oleh Pemkab Lombok Tengah sudah berusaha untuk membangun komunikasi dengan pemerintah pusat namun jawaban yang didapatkan Pemkab hanya diminta untuk menunggu tanpa ada kepastian.

Baca Juga :  Delapan Perempuan dan 20 Lelaki Diamankan

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Lombok Tengah Lalu Wiranata menegaskan sampai saat ini tidak ada kejelasan kapan mulai dikerjakan proyek jalan Kuta- Keruak. Padahal pemerintah pusat pada tahun 2022 lalu sudah menjanjikan untuk dikerjakan pada tahun 2023.

“Belum ada informasinya sampai saat ini realisasi proyek jalan Kuta-Keruak. Kita sudah tanyakan ke Balai Jalan, tapi belum ada juga informasi untuk dilaksanakan pada tahun 2024 ini,” ungkap Lalu Wiranata, Kamis (11/1).

Ia menegaskan berita acara kesepakatan untuk perbaikan jalan Kuta-Keruak ditandatangani saat berada di Labuan Bajo, di mana saat itu dipastikan perbaikan jalan ini akan dilakukan pada tahun 2023 lalu. Karena untuk Kuta-Keruak ini full bersumber dari APBN, maka Pemkab menunggu pemerintah pusat.

Baca Juga :  Kepala Daerah dan DPRD KLU Terancam Tak Digaji 6 Bulan

Bahkan untuk memastikan kapan realisasi proyek tersebut dari Pemkab Lombok Tengah sudah pernah bersurat ke pusat pada tahun 2023 lalu. Hanya saja jawaban dari surat itu meminta agar Pemkab menunggu tanpa ada kepastian.

“Yang jelas proyek ini statusnya Proyek Strategis Nasional (PSN) jadi semua pembiyayaan dari pusat,” terangnya.

Ia berharap proyek jalan Kuta – Keruak ini bisa segera direalisasikan. Mengingat jika proyek ini bisa terealisasi, maka akan sangat besar manfaat yang dirasakan oleh masyarakat termasuk untuk pengembangan KEK Mandalika. Karena kalau sudah dua jalur, maka secara otomatis akan banyak masyarakat yang lewat dari jalur itu. Khusus dari Songgong ke Awang panjangnya sekitar 7 Km dan rencana anggaran sampai Awank ini mencapai Rp500 miliar .

“Jalur ini juga melewati Desa Bilelando Kecamatan Praya Timur,” tutupnya. (met)

Komentar Anda