Realisasi Pajak Nusra Triwulan I Tumbuh 20,19 Persen

Realisasi Pajak Nusra Triwulan I Tumbuh 20,19 Persen
PAJAK: Sejumlah wajib pajak saat melaporkan pajak tahunannya di kantor Pajak Pratama Mataram Timur, Senin kemarin (29/5) (LUKMAN HAKIM/RADAR LOMBOK)

MATARAM—Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Nusra terus berupaya meningkatkan setoran pajak untuk di dua provinsi, yakni Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) tahun 2017. Pada triwulan I tahun 2017, realisasi penerimaan pajak yang berhasil terhimpun untuk Nusra mencapai Rp 844,84 miliar dari target sebesar Rp 5,92 triliun selama tahun 2017.

Kepala Kanwil DJP Nusra, Suparno mengatakan, bahwa realisasi penerimaan pajak di triwulan I tahun 2017 mengalami peningkatan jika dibandingkan realisasi pada triwulan I tahun 2016 lalu. Dimana untuk realisasi penerimaan pajak di triwulan I tahun 2017 sebesar Rp 844,84 miliar, sementara triwulan I tahun 2016 realisasi penerimaan pajak untuk Nusra sebesar Rp702,90 miliar.

“Realisasi penerimaan pajak di triwulan I tahun 2017 ini tumbuh sebesar 20,19 persen dibandingkan realisasi triwulan I tahun 2016,” kata Suparno, Senin kemarin (29/5).

Lebih lanjut Suparno mengatakan, jika dilihat dari realisasi penerimaan pajak di triwulan I tahun 2017, untuk Provinsi NTB lebih besar jika dibandingkan dengan realisasi penerimaan pajak provinsi NTT. Untuk Provinsi NTB penerimaan pajak di triwulan I tahn 2017 mencapai Rp 481,83 miliar atau 15,73 persen, dari target selama tahun 2017 sebesar Rp3,062 triliun.

Jika dibandingkan dengan realisasi penerimaan pajak pada triwulan I tahun 2016 sebesar Rp 398,01 miliar, maka tumbuh sebesar 21,06 persen untuk realisasi penerimaan pajak di tahun 2017 ini.

Selanjutnya untuk Provinsi NTT, realisasi penerimaan pajak di triwulan I tahun 2017 sebesar Rp363,01 miliar atau sebesar 12,68 persen dari target selama 1 tahun sebesar Rp2,862 triliun. Realisasi triwulan I 2017 sebesar Rp363,01 miliar sementara itu realisasi di triwulan I-2016 sebesar Rp304,89 miliar atau,  tumbuh sebesar 19,06 persen.

Sementara itu, capaian untuk Kanwil DJP Nusra (NTB dan NTT) di triwulan I tahun 2017 mencapai Rp844,84 miliar, dimana untuk triwulan I- 2016 sebesar Rp702,90 miliar, capaian 14,26 persen atau tumbuh sebesar 20,19 persen.

Menurut Suparno, kontribusi terbesar dalam penerimaan pajak di Kanwil DJP Nusra pada triwulan I/2017 berasal dari pajak penghasilan mencapai Rp 599,78 miliar, dari total realisasi penerimaan di triwulan I tahun 2017.  Penerimaan dari PPH di triwulan I tahun 2017 tumbuh sebesar 28,40 persen, dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. “Pendapatan pajak di triwulan I tahun 2017 ini dodiminasi dari PPh  tumbuh mencapai 28,40 persen dari total realisasi penerimaaan pajak,” kata Suparno.

Sementara itu untuk penerimaan pajak dari PPn dan PPNBM tumbuh hanya 4,66 persen, PBB pertumbuhnya justru minus 74,63 persen dan pajak lainnya tumbuh minus 1,46 persen. “Upaya pengamanan dari penerimaan negara dari pajak terus dilakukan DJP Nusra, bersinergi denga instansi lainnya,” pungkas Suparno. (luk)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid