Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Taman Mayura

PASAR MURAH: Kadis Perdagangan NTB, Hj Selly Andayani, ketika menanyakan harga jual telur ayam ras kepada distributor, saat pelaksanaan pasar murah di Taman Mayura, Mataram, Jum'at (17/3) (LUKMAN HAKIM/RADAR LOMBOK)

MATARAM—Gelaran pasar murah yang diselenggarakan Dinas Perdagangan NTB mendapat antusias ratusan warga di kawasan Taman Mayura, Kota Mataram, Jum’at kemarin (17/3). Dengan melibatkan lebih dari 30 distributor sembako serta belasan produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Provinsi NTB dikremuni para pembeli.

Sedianya gelaran pasar murah dimulai pada pukul 08.00 wita, namun justru ternyata pukul 07.00 Wita ketika distirbutor baru mulai menempatkan barang -barang yang akan dijual di stand yang sudah disiapkan, ratusan warga langsung menyerbu. Sebagian besar produk sembako yang menjadi incaran warga di pasar murah yang dipusatkan di dalam area Taman Mayura, Kota Mataram tersebut berupa beras yang disiapkan Perum Bulog Divre NTB untuk beras jenis premium dengan harga Rp8000/kg.

Selain itu, produk pangan yang laris manis juga adalah telur ayam ras yang disiapkan hingga ratusan terai oleh distributor dalam hal ini UD Sinta juga langsung ludes terjual kurang dari 30 menit. Begitu juga dengan gula pasir yang dihadirkan langsung PT SMS selaku produsen pihak pabrik di Dompu, NTB untuk merk Gula Tambora juga cukup laris manis.

[postingan number=3 tag=”pasar”]

Salah seorang pembeli, Dayu (40 tahun) mengaku sangat terbantu dengan pelaksanaan pasar murah yang digelar Dinas Perdagangan Provinsi NTB. Pasalnya, harga yang didapatkan di Pasar Murah cukup murah dibandingkan di pasar ritel modern maupun pasar tradisional. Terlebih lagi menjelang Peringatan Hari Raya Nyepi bagi umat Hindu di Kota Mataram yangmembutuhkan berbagai kebutuhan pangan. “Tentunya kami sangat terbantu, terlebih lagi persiapan jelang Hari Raya Nyepi,” ujar Dayu.

Hal yang sama juga disampaikan, Nyoman (45 tahun) mengaku membeli sejumlah kebutuhan pokok seperti, gula, beras, telur dan kebutuhan lainnya. “Harganya lebih murah, karena langsung distributor yang jual,” ucapnya.

Sementara Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB, Hj. Selly Andayani mengatakan, pelaksanaan pasar murah dengan melibatkan 30 distributor dan sejumlah pelaku UMKM tersebut salah satu upaya pemerintah dalam melakuan stabilisasi harga. Terlebih lagi saat ini sejumlah kebutuhan pokok masih terjadi kenaikan harga yang cukup tinggi. “Kami rutin menyelenggarakan pasar murah sekali seminggu setiap Jum’at dengan melibatkan distributor,” kata Selly.

Selly mengatakan, sejak Januari 2017, Dinas Perdagangan NTB setiap Jum’at menggelar pasar murah yang dilaksanakan di halaman kantor Dinas Perdagangan NTB dan respon masyarakat cukup bagus. Karena meilihat permintaan masyarakat yang begitu besar, maka Dinas Perdagangan NTB mengarahkan pelaksanaan pasar murah di pusat perkamungan warga. “Seperti sekarang ini di Taman Mayura, warga cukup ramai. Ini juga sebagai salah satu upaya kami menstabilkan harga terlebih jelang Hari Raya Nyepi,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan pasar murah dengan  melibatkan distributor tidak hanya digelar di Kota Mataram saja, namun bersama Dinas Perdagangan kabupaten/kota se NTB akan menggelar pasar murah bersama distributor.

“Awal April, Dinas Perdagangan NTB dan Dinas Perdagangan di Sumbawa akasn menggelar pasar murah bersama distributor guna stabilisasi harga. Termasuk juga di Bima dan Dompu,” pungkasnya. (luk)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid