Ratusan Personel Disiagakan Jelang Putusan MK Terkait Hasil Pilkada Sumbawa 2020

Personel Polres Sumbawa berjaga di Kantor KPU Sumbawa, Kamis (18/3/2021). (IST/RADAR LOMBOK)

SUMBAWA–Polres Sumbawa menyiagakan ratusan personel di beberapa titik, Kamis (18/3/2021) menjelang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Pilkada Sumbawa 2020.

Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra melalui Kasubbag Humas Polres Sumbawa AKP Sumardi mengatakan bahwa pihaknya saat ini telah menyiagakan sebanyak 178 personel di beberapa titik. “Kami bagi menjadi 4 titik pengamanan, dan sisanya stand by di Mako,” ungkapnya.

Beberapa lokasi yang menjadi titik pengamanan yakni Kantor KPU Sumbawa, Kantor Bawaslu Sumbawa, Kantor Gudang Logistik Sumbawa dan lokasi nonton bareng putusan MK di Hotel Grand Sumbawa.

BACA JUGA :  Banyak Saksi Ketakutan, Kubu 02 Minta MK Libatkan LPSK

Selain itu, Polsek jajaran juga melaksanakan patroli dan memberikan imbauan di wilayah masing-masing untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak dinginkan. “Imbauan khususnya kepada para pendukung pasangan calon agar tetap menjaga kondusivitas wilayah dan tidak terpancing oleh berita hoaks,” jelasnya.

Seperti diketahui, hasil Pilkada Sumbawa 2020 belum diplenokan oleh KPU Sumbawa, karena pasangan Syarafuddin Jarot-Mokhlis mengajukan gugatan ke MK. Mereka menilai Mahmud Abdullah-Dewi Noviany (Mo-Novi) sebagai peraih suara terbanyak melakukan pelanggaran terstruktur sistematis dan masif (TSM), sehingga Djarot-Mokhlis menghendaki agar dilakukan pemungutan suara ulang (PSU) di 72 TPS.

BACA JUGA :  PPP NTB Kubu Romi Apresiasi Putusan MK

Adapun dalam rekapitulasi suara 9 Desember lalu, Mo-Novi menjadi peraih suara terbanyak dari lima paslon yang ada, yakni 69.683 atau 25,35 persen, dan Jarot-Mokhlis 68.801 atau 25,03 persen. Hanya Selisih 0,32 persen atau 882 suara.