Puluhan Pengusaha Perempuan Bakal Tampilkan Produk UMKM Berkualitas di ITF 2022

MATARAM – Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) NTB kembali menggelar IWAPI Trade Fair (ITF) ke 3 tahun 2022. Pameran skala besar yang bertempat di Atrium Lombok Epicentrum Mall (LEM) pada tanggal 3-4 September 2022 diikuti 64 pelaku usaha yang berasal dari sejumlah daerah di Indonesia termasuk juga pengusaha lokal asal NTB.

Event yang dilaksanakan organisasi pengusaha perempuan NTB ini bakal menghadirkan sejumlah produk unggulan lokal UMKM asal NTB. Mulai dari produk tenun, kerajinan, hingga kuliner khas NTB. Selain itu, juga pameran property hingga produk jasa keuangan yang ada di NTB.

“Event ITF ke 3 tahun 2022 ini menyiapkan 68 stand dan semuanya sudah terisi. Kami menargetkan selama ITF 2022 nanti bisa membukukan transaksi di angka Rp 10 miliar,” kata Ketua Panitia ITF ke 3 tahun 2022 Sri Suharni, Jumat (2/9).

Sri menyebut dari 68 stand yang sudah terisi itu, juga terdapat beberapa pengusaha asal DKI Jakarta dan Bandung ikut dalam event ITF ke 3 tahun 2022. Sebanyak 7 pengusaha asal luar NTB dari 68 stand yang terisi, di antaranya 5 pengusaha asal DKI Jakarta dan 2 pengusaha asal Bandung. Sementara  itu sebanyak 61 stand diisi oleh pengusaha dan UMKM asal NTB, baik itu property, produk tenun, kuliner hingga kerajinan.

Menariknya lagi, ujar Sri, pada ajang ITF 2022 ini, terdapat 4 partai politik ikut berpartisipasi dengan menyiapkan UMKM binaannya ikut memamerkan produk unggulannya. Seperti Partai Nasdem, Partai Gerindra, PAN dan Partai Demokrat.

“Masing-masing partai mengambil dua stand untuk binaan UMKM mereka,” terang Sri.

Ia berharap dalam even ITF 2022 tersebut, para pelaku UMKM bisa menampilkan produk terbaik mereka. Baik itu dari sisi kualitas dan juga kemasan dan rasanya untuk produk pangan olahan dan kuliner. Melalui ITF 2022 ini sebagai ajang promosi berbagai produk unggulan NTB bisa lebih dikenal lagi oleh pasar lebih luas. Karena, sejumlah Menteri dan undangan dari luar daerah akan hadir meramaikan ITF 2022.

“Kita ingin pelaku UMKM bisa menghadirkan inovasi mereka dalam meningkatkan kualitas produk dan juga kemasan,” harapnya. (luk)

Komentar Anda