PNM Dukung Pemberdayaan Perempuan Lombok

Berikan Bantuan Sosial di Desa Adat Sade

pnm
PEDULI : Direktur Kelembagaan dan Perencanaan PNM Sunar Basuki dan Direktur Utama BPRS Patuh Beramal Yanuar Alfan, serta Bupati Lombok Tengah H Lalu Pathul Bakri dan Lalu Minaksa selaku Kepala Desa Adat Sade pose bersama anak yatim dan ibu – ibu produktif.

PRAYA – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) meresmikan pemberian akses air bersih, pelatihan pembuatan kemasan klaster tenun bagi nasabah PNM dan pemberian santunan untuk anak yatim di Desa Adat Sade, Kabupaten Lombok Tengah, Senin (4/10). Pendistribusian bantuan ini secara simbolis diresmikan oleh Direktur Kelembagaan dan Perencanaan PNM Sunar Basuki dan Direktur Utama BPRS Patuh Beramal Yanuar Alfan, serta Bupati Lombok Tengah H Lalu Pathul Bakri dan Lalu Minaksa selaku Kepala Desa Adat Sade.

“Akses air bersih dan pelatihan pembuatan kemasan klaster tenun ini adalah salah satu wujud peduli dan bentuk dukungan PNM dalam pemberdayaan masyarakat Lombok Tengah, khususnya pemberdayaan perempuan,” kata Direktur Kelembagaan dan Perencanaan PNM Sunar Basuki.

Dikatakannya, PNM tidak hanya memberikan akses pembiayaan kepada perempuan pra sejahtera, tetapi juga melakukan pendampingan. Pelatihan ini juga bertujuan sebagai daya tarik wisata utama untuk mendukung pengembangan pariwisata daerah.

“Dukungan dari PNM untuk perempuan Desa Adat Sade juga sejalan dengan lima arahan presiden demi tercapainya perempuan berdaya, anak terlindungi, Indonesia maju.” ujar Sunar.

Secara berkelanjutan, PNM memberikan pendampingan dan pembinaan kepada nasabah PNM melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU), baik secara reguler ataupun klaster yang berdasarkan pada kesamaan wilayah ataupun produk. Melalui pelatihan pembuatan kemasan klaster tenun di Desa Adat Sade untuk nasabah PNM Mekaar yang berjumlah 185 orang, PNM berharap ikut berkontribusi dalam rangka membantu meningkatkan kemampuan dan keterampilan bagi para nasabah PNM, sebagai bentuk komitmen PNM untuk terus mendorong pemberdayaan UMKM, khususnya perempuan. PNM juga secara berkelanjutan memberikan akses air bersih melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan. Kegiatan ini ditutup pemberian santunan untuk 25 anak yatim di Desa Adat Sade.

“Pengadaan akses sumber air bersih ini tentunya kami harapkan akan membantu kebutuhan air bersih bagi warga Desa Adat Sade yang selama ini kesulitan mendapatkan akses sumber air bersih,” ujar Sunar.

Sebagai informasi, hingga 4 Oktober 2021 PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 3,54 triliun kepada nasabah PNM Mekaar Provinsi NTB dan Rp 809,82 M kepada nasabah PNM Mekaar di Lombok Tengah. Saat ini PNM memiliki 3.673 kantor layanan di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 34 Provinsi, 443 Kabupaten/Kota, dan 5.006 Kecamatan. (luk)

BACA JUGA :  OJK Ajak Masyarakat Hindari Rentenir