PLN : Sudah Tidak Ada Pemadaman

NORMAL LAGI : PLN berhasil mengatasi gangguan pada pembangkit yang mengakibatkan pemadaman listrik secara bergiliran beberapa hari ini.(ist)

MATARAM–Perusahaan Listrik Negara (PLN) berhasil mengatasi gangguan pada pembangkit yang mengakibatkan pemadaman di secara bergilir di Pulau Lombok.

Manager Komunikasi PLN UIW NTB Taufiq Dwi Nurcahyo menegaskan, setelah tiga hari terjadinya gangguan di Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas Uap (PLTMGU) Lombok Peaker, PLN beserta tim akhirnya bisa diatasi. Tim PLN berhasil mensinkronkan pembangkit dengan sistem gas engine combine cycle tersebut pada sistem kelistrikan Lombok. “Alhamdulillah pembangkit Lombok Peaker sudah bisa beroperasi normal. Sehingga malam ini (tadi malam) sudah tidak ada pemadaman,”tegasnya Minggu malam (18/10/202).

Hal yang sama juga disampaikan, Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Mataram, Dony Noor Gustiarsyah. Gangguan yang sempat berdampak pada pemadaman bisa diatasi. “Alhamdulillah, sore ini (Minggu sore) pukul 15.01 WITA, Blok 1 engine 3 dan 4 PLTMGU Lombok Peaker berhasil sinkron dan masuk ke sistem kelistrikan Lombok,”tambahnya.

Dony menyampaikan terima kasih kepada masyarakat atas doa dan dukungan yang telah diberikan selama proses perbaikan berlangsung. “Atas nama manajemen, saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat. Karena usaha yang kami lakukan tidak akan berhasil tanpa doa dari masyarakat,”ujarnya.

Hasil general inspection yang dilakukan oleh tim katanya, penyebab gangguan telah ditemukan yaitu pada sistem kontrol dan monitoring engine. Perbaikan sudah dilakukan. Selanjutnya, unit yang lain akan dioperasikan bertahap “Dikarenakan pengoperasian harus dilaksanakan bertahap per engine, kemungkinan untuk malam ini (tadi malam) masih akan terdapat beberapa daerah yang padam. Namun, kami upayakan supaya hal itu tidak terjadi,” jelasnya.

Total terdapat 13 engine pada PLTMGU Lombok Peaker yang masing masing berkapasitas 9,76 MW. Dari 13 engine ini terbagi menjadi 2 blok, yaitu blok 1 yang terdiri dari 7 engine dan blok 2 dengan 6 engine.

PLN dan tim akan terus memantau dan memonitor perkembangan sistem kelistrikan Lombok, hingga kondisi benar- benar dipastikan aman. Apabila tidak ada kendala, diharapkan mulai Senin (19/10/ 2020) sistem kelistrikan Lombok telah normal kembali. “Sekali lagi kami memohon maaf kepada semua masyarakat. Semoga sistem kelistrikan Lombok selalu aman dan andal,” tutupnya. (sal)