PKB Bermanuver, Suhaili-Amin Tidak Mau Ambil Pusing

Deklarasi Tanggal 7 Desember

PKB Bermanuver, Suhaili-Amin Tidak Mau Ambil Pusing
USAI RAPAT : Calon Gubernur NTB H Suhaili FT berbincang dengan kader Golkar usai memimpin rapat di kantor DPD Golkar NTB. (Ahmad Yani/Radar Lombok)

MATARAM – Setelah Partai Kebangkitan  Bangsa (PKB) menyatakan  mendukung pasangan bakal calon gubernur (Bacagub) dan bakal calon wakil gubernur (Bacawagub) Suhaili FT-M Amin (Paket Suhaili-Amin)  beberapa  waktu lalu, namun hingga saat ini Surat Keputusan (SK) dukungan belum diberikan kepada pasangan tersebut.

Belakangan PKB kian intensif melakukan pembicaraan dengan Partai Demokrat untuk berkoalisi mengusung calon lain. Koalisi Demokrat dan PKB ini direncanakan linier di pilkada NTB dan pilkada kabupaten/kota.

BACA JUGA :  Muammar dan Sulton Saling Jajaki

Menanggapi masalah ini, Muhammad  Amin mengatakan pihaknya tidak mau ambil pusing dengan manuver politik yang dilakoni PKB. Karena itu, dirinya  tidak ingin mengurusi SK dukungan  yang tak kunjung dikeluarkan DPP PKB.

“Biarkan saja mau dikasih mau tidak,  tidak menjadi masalah,” katanya Senin kemarin (4/12).

Menurutnya, dua SK yang sudah dikantongi paket Suhaili-Amin, yakni dari Partai NasDem dan Partai Golkar  sudah cukup sebagai persyaratan  untuk maju mendaftar di KPU sebagai kontestan pilkada NTB. “ Paket Suhaili-Amin tidak ingin borong partai. Kalau dua sudah cukup, kenapa harus mengharap yang belum jelas,” ucap Wakil Gubernur NTB tersebut.

Amin pun menegaskan, saat ini pihaknya masih terus mempersiapkan deklarasi yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Namun tidak mengganggu tugas dan tanggung jawab dalam melaksanakan pekerjaan pemerintahan.” Kita tetap fokus bekerja untuk rakyat,” tandasnya.

Sementara itu Ketua DPW PKB NTB HL Hadrian Irfani mengatakan, dukungan  yang diberikan  PKB  untuk  paket Suhaili-Amin memang belum final, lantaran hingga saat ini DPP PKB masih melakukan  penggodokan.”Sedang digodok di DPP, dan DPP sedang  memantapkan pilihan,”katanya.

Ia mengaku PKB juga sedang  melihat dinamika politik  di NTB yang dianggap  masih cair dan dinamis. Namun ia berharap  agar SK dukungan tersebut segera  keluar untuk  pasangan balon gubernur dan balon wakil gubernur NTB.“ Kita doakan supaya segera,” harapnya.

Terpisah Sekretaris DPD Golkar NTB Hj Isve Rupaedah mengatakan paket Suhaili-Amin akan deklarasi pada Kamis mendatang (7/12) di lapangan Muhajirin, Praya, Lombok Tengah.“Atas usulan DPD I dan setelah kita rapat hari ini,  disepakati paket Suhaili-Amin akan deklarasi pada Kamis tanggal 7 Desember pukul 14.00 Wita,” katanya dikantor DPD Partai Golkar NTB senin kemarin (4/12).

Ia mengatakan, deklarasi paket Suhaili-Amin dengan diusung dua parpol yakni Partai Golkar dan Partai NasDem.“ Dengan dua parpol ini sudah cukup. Meski kita tetap membuka bagi parpol lain mau berbuka,” ujarnya.

Ketua DPRD NTB itu  membeberkan deklarasi akan dihadiri langsung oleh pelaksana tugas ketua umum  Partai Golkar  Idrus Marham. Direncanakan pula dalam deklarasi ini pula bakal dihadiri calon kepala daerah di pilkada kabupaten/kota yang  diusung koalisi Partai Golkar dan Partai NasDem yakni pasangan Fauzan Khalid – Sumiatun di pilkada Lombok Barat, pasangan HM Sukiman Azmy – H Rumaksi di pilkada Lombok Timur dan paket Muhammad Lutfi – Feri Sofian di pilkada Kota Bima. ” Semua  calon kada yang diusung diwajibkan ikut hadir di deklarasi,” tegasnya.

BACA JUGA :  Pilkada NTB Diperkirakan Bakal Ketat

Ditambahkan Amin,deklarasi yang akan dilaksanakan nantinya dengan berbagai rangkaian mulai dari doa hingga sholawatan bersama. Pihaknya pun terus mempersiapkan berbagai hal yang diperlukan bagi  deklarasi itu. ” Deklarasi tidak perlu besar-besaran. Tetapi yang penting mendaftar di KPU,” ungkap ketua DPW Partai NasDem NTB tersebut.

Kendati demikian, Amin  belum berani memastikan siapa perwakilan DPP Partai NasDem yang akan hadir deklarasi tersebut.Pasalnya, pihaknya sedang melakukan komunikasi dengan pengurus DPP Partai NasDem.“Yang datang siapa,  belum berani kami pastikan. Karena kami sedang komunikasi,” pungkasnya.(yan)