PBB Klaim Elektabilitas Kiai Zul Terus Naik

KH. Zulkifli Muhadli

MATARAM– Partai Bulan Bintang terus berusaha mengorbitkan KH. Zulkifli Muhadli sebagai salah satu bakal calon Gubernur NTB.

Bendahara Umum DPW PBB NTB Ichsan Gamala Putra mengatakan, raihan suara yang diperoleh Kiai Zul sapaan akrab KH. Zulkifli Muhadli  pada pilkada NTB 2013 lalu sebagai modal dasar baginya untuk bisa memenangkan kontestasi di Pilkada NTB mendatang.” Raihan suara Pak Kiai Zul diperingkat kedua dengan 620.614 atau berkisar 26,5 persen menjadi star awal bagi kita di Pilkada NTB 2018,” ungkapnyakemarin.

Saat pilkada NTB 2013 lalu Kiai Zul berpasangan dengan Prof Muhammad Ichsan. Hal itu diyakini menguntungkan Kiai Zul. Iapun mengklaim tingkat elaktabilitas dan popularitas mantan Bupati Sumbawa Barat dua periode ini terus naik.”Hasil survei internal PBB awal Januari lalu, tingkat elaktabilitas Pak Kiai sudah di atas 30 persen melebihi raihan suara di pilkada NTB 2013,” ungkapnya.

[postingan number=3 tag=”politik”]

Ia berkeyakinan tingkat elaktabilitas dan popularitas KH. Zulkifli Muhadli bakal terus mengalami peningkatan beberapa waktu kedepan. Apalagi mengingat para pendukung dan simpatisan sudah menunjukkan dukungan. Sementara di internal PBB, Kiai Zul adalah satu-satunya kader yang dinilai paling tepat untuk menjadi calon Gubernur.

Ichsan menyebut, pada Muswil PBB beberapa waktu lalu ketua DPW PBB Provinsi NTB memperoleh dukungan penuh dari 10 DPC Kabupaten/Kota. Bahkan masing-asing DPC PBB menginginkan kader terbaiknya itu untuk menyatakan maju bersaing di Pilgub.

Hanya saja ia melihat peluang maju Kiai Zul relatif berat, karena syarat dukungan kursi di DPRD NTB cukup besar yakni 14 kursi. Sementara kursi PBB di DPRD NTB saat ini hanya 3 kursi, artinya masih kekurangan 11 kursi lagi.

Sehingga dipastikan, KH Zulkifli Muhadli bakal maju dalam kontestasi di Pilkada NTB 2018 melalui jalur independen.” Pak Kyai sudah fokus maju melalui jalur independen,” ungkapnya.

Sebelumnya KH. Zulkifli Muhadli, menyampaikan, tim sukses terus bergerak mengumpulkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai persyaratan maju dalam Pilkada NTB 2018. Ia memastikan diri maju melalui jalur independen.

Ia pun mengklaim sudah berhasil mengumpulkan KTP sebanyak 200 ribu. “ Saat ini sudah terkumpul 200 ribu KTP” ungkapnya.

Meskipun disebutkan persyaratan dukungan di Pilkada NTB melalui jalur independen sebanyak 300 ribu KTP. Ia optimis target tersebut akan bisa dipenuhi, bahkan melebihi persyaratan dukungan minimal ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Oleh sebab itu, ditargetkan pada pertengahan tahun ini sudah melebih 300 ribu bahkan dua kali dari persyaratan dibutuhkan.(yan)