Petugas Masih Siaga, Warga Segala Anyar Bawa Makanan

MAKANAN : Warga Desa Segala Anyar Kecamatan Pujut membawakan makanan untuk aparat kepolisian yang menjaga keamanan, Rabu (28/2) siang pasca bentrok antar dua desa. (M Haeruddin/Radar Lombok)

PRAYA Aparat kepolisian sampai saat ini masih disiagakan untuk berjaga pasca bentrokan warga Desa Segala Anyar dan Desa Ketara Kecamatan Pujut di jalan Bypass BIL-Mandalika beberapa waktu lalu.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya bentrokan dua desa yang bertetangga ini. Bahkan, petugas dari Polres Lombok Tengah dibantu BKO Brimob dan TNI berhari-hari harus siaga di perbatasan antara dua desa ini. Aparat sampai membuat tenda di pinggir jalan bypass. Hal inilah yang kemudian membuat warga Desa Segala Anyar rela untuk mengantarkan petugas makanan sebagai wujud terima kasih warga atas perjuangan yang dilakukan aparat.

Tokoh masyarakat Desa Segala Anyar, H Abdussyakur menyatakan, kegiatan ini dilakukan masyarakat sebagai bentuk ungkapan rasa terima kasih kepada aparat kepolisian dari Polres Lombok Tengah yang telah memberikan rasa aman dan damai khususnya di Desa Segala Anyar pasca berbagai kejadian beberapa waktu yang lalu. “Kegiatan ini merupakan inisiatif langsung dari warga Kadik Lamben Desa Segala Anyar mengingat aparat kepolisian yang tidak kenal waktu menjaga keamanan dan ketertiban wilayah. Makanya warga membawa makanan. Adapun menu yang disajikan adalah menu sederhana khas masyarakat setempat yakni sayur kelor bening, sayur cengeh, telur dan ikan goreng disertai sambal beberuk,” ungkap H Abdussyakur, Rabu (28/2).

Baca Juga :  Banjir Desa Kabul Disebabkan Hutan Gundul

Masakan tersebut dimasak secara gotong royong oleh warga Dusun Kadik, baik laki-laki dan perempuan maupun dari yang tua hingga yang muda. Adapaun bahan makanan yang mereka masak juga dikeluarkan oleh warga secara swadaya. “Bahkan masyarakat setempat berkomitmen untuk bergelirian setiap kekadusan untuk mengantarkan alakadar kepada aparat kepolisian yang berjaga di bypass Mandalika jika waktu standby aparat masih lama,” tambahnya.

Baca Juga :  Makan Bakso di Loteng Ditariki Pajak 10 Persen

Dengan adanya petugas yang berjaga di bypas ini membuat warga Segala Anyar kini merasa aman dalam menjalankan aktivitas mereka setiap harinya, seperti pergi ke sawah untuk bekerja. Warga merasa sangat terbantu dengan masih adanya aparat kepolisian yang berjaga. ‘’Apalagi dalam waktu dekat masyarakat setempat yang memiliki sawah di pinggir bypass BIL-Mandalika akan segera panen,” katanya.

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Iwan Hidayat yang berada di lokasi menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada warga setempat atas perhatian dan simpati terhadap anggotanya. Ia juga berharap agar kedua desa secepatnya berdamai dan situasi kembali normal sehingga warga dapat beraktivitas seperti biasa. “Kami menyampaikan rasa terima kasih kepada warga yang telah peduli terhadap aparat yang melakukan penjagaan,” ucapnya. (met)

Komentar Anda