Perebutan Posisi Ketua AKAD Dipastikan Sengit

AMIRULLAH (Fahmy/Radar Lombok)

GIRI MENANG– Para kepala desa yang tergabung dalam Asosiasi Kepala Desa (AKAD) Lombok Barat akan menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) AKAD yang digelar hari ini di aula kantor Bupati Lombok Barat. Ada empat orang bakal calon yang muncul. Mereka tengah berburu dukungan agar bisa terpilih sebagai Ketua AKAD Lobar untuk periode lima tahun kedepan.

Kades Jembatan Kembar Kecamatan Lembar yang merupakan panitia penyelenggara, Amirullah, menyatakan bahwa sampai H-1, persiapan Musda sudah hampir 98 persen. Tinggal menyiapkan lokasi acara. “ Sudah siap,” ungkapnya saat ditemui kemarin. (7/4).

Semua kepala desa berhak mencalonkan diri menjadi ketua AKAD dengan ketentuan dan syarat yang sudah ditetapkan oleh panitia. Syarat untuk bisa maju sebagai calon, Kades harus mendapatkan dukungan minimal 15 Kades yang dibuktikan dengan surat pernyataan yang ditandatangani dan distempel.

BACA JUGA :  Ilham akan Maksimalkan Potensi Pemuda dan Olahraga

Sampai kemarin, beberapa nama yang sebelumnya disebut masih mendominasi. Yang pertama adalah Hasbi (Kades Kuripan), yang mengklaim didukung oleh para Kades di Kecamatan Kuripan dan Gerung. Lalu ada Sahril (Kades Jeringo) yang diusulkan oleh Forum Kepala Desa Gunung Sari Batu Layar (FK2GB). Selain itu ada nama Romi Purwandi (Kades Badrain) yang diusulkan oleh Forum Kepala Desa Kecamatan Narmada. Ada juga nama  Mawardi (Kades Langko).”Calon ketua masih tetap empat, semua sudah membuktikan diri dengan surat dukungan Kades,” jelasnya.

Masih ada dua kecamatan yang belum atau tidak mengusulkan calon yaitu Kecamatan Labuapi dan Kecamatan Kediri. Jumlah desa di dua kecamatan ini ada 22. Saat ini para calon masih melakukan lobi untuk mendapatkan dukungan sebanyak-banyaknya.”Sekarang para calon gerilya mencari dukungan para Kades,” ungkap Amirullah.

BACA JUGA :  Mahasiswa Demo Terkait Pengelolaan TPA Kebon Kongok

Ada 119 desa di Lombok Barat. Dari jumlah itu ada sekitar 25 desa yang dipimpin oleh pejabat sementara (Pjs). Sampai saat ini belum ada kepastian apakah Pjs akan diberikan hak suara atau tidak.”Untuk Pjs belum diputuskan apakah memiliki hak suara atau tidak,”jelasnya.

Jika tidak ada hak suara, maka para calon akan memperebutkan 94 suara.

Amirullah berharap, siapapun yang nantinya akan menjadi ketua AKAD, bisa sebagai jembatan antara Pemkab Lobar dengan Kades. “Lembaga AKAD diharapkan sebagai penghubung komunikasi yang tersendat dengan pemerintah desa,” ungkapnya.(ami)