Penurunan Angka Stunting Lotim Terbaik di NTB

HM. Juaini Taofik(Dok/Radar Lombok)

SELONG – Lombok Timur merupakan kabupaten terbaik dalam pelaksanaan konvergensi penurunan angka stunting di NTB.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekda Lotim HM. Juaini Taofik.” Terbaiknya Lotim dalam pelaksanaan konvergensi penurunan stunting terlihat dari hasilnya dibandingkan dengan kabupaten/ kota lainnya di NTB,” terang Sekda.

Lebih lanjut disampaikan, berdasarkan data elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (E-PPGBM) di Lotim yang sudah terinput ialah 90 persen. Hal tersebut membuktikan bahwa angka kasus stunting di Lotim berhasil ditekan dan terus mengalami penurunan.” Dulu angkanya selalu di atas 20 persen, sekarang di angka 19 persen,” sebut Juaini.

BACA JUGA :  Kandang tak Berizin Ditutup

Keberhasilan Lotim dalam menekan angka stunting juga dilihat dari capaian konvergensi. Penanganan stunting katanya, tidak hanya tugas Pemkab Lotim, namun peran serta dari pemerintah kecamatan dan desa juga sangat besar. Di berbagai kesempatan, pihaknya selalu mengingatkan pemerintah desa bahwa penanganan kasus stunting kunci utamanya adalah kesabaran.” Menekan stunting ini bukan seperti membangun gedung. Stunting ini butuh kesabaran dan istiqomah,” lanjut Taofik.

BACA JUGA :  Pencairan BOP PAUD Terancam Hangus

Ia menambahkan, berdasarkan hasil penelitian 38,5 persen stunting ini disebabkan karena usia perkawinan yang dibawah usia ideal, yaitu di bawah usia 18 tahun. Pekerjaan non fisik seperti halnya stunting ini membutuhkan waktu lama, beda halnya membangun fisik. Meskipun begitu, angka stunting di tahun ini menunjukkan penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.”Tahun ini berkurang, tapi tetap kita akan gencarkan upaya-upaya penurunan kasus stunting ini,” tandas Taofik.(lie)