Pencurian Guardrail Belum Bisa Terungkap

Pencurian Guardrail
DICURI: Tim Dishublutkan Lombok Utara turun mengecek guardrail di Jalur Dusun Pawang Baturan, Desa Gumantar. (DISHUBLUTKAN FOR RADAR LOMBOK)

TANJUNG – Satuan Reskrim Polres Lombok Utara masih melakukan penyelidikan terhadap laporan Dinas Perhubungan Kelautan dan Perikanan (Dishublutkan) Lombok Utara atas dugaan pencurian guardrail (pelindung jalan) di Dusun Pawang Baturan, Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan. “Kami masih lidik keberadaan pelaku dan barang buktinya,” ujar Kasat Reskrim, AKP Kadek Metria kepada Radar Lombok, Kamis (13/12).

Pihaknya juga sedang menurunkan jajaran untuk menelusuri kebenaraan kehilangan barang tersebut. Namun pihaknya belum mendapatkan petunjuk keberadaan pelaku dan barang bukti. Karena, tidak ada saksi-saksi yang melihat kejadian lantaran lokasi berada di daerah sepi. “Kerugiannya hanya Rp 9 juta,” terangnya.

Jumlah guardrail yang hilang ini sepanjang 24 meter. Berikut 47 blok, sementara baut sekitar setengah karung dibiarkan berserakan. Guardrail  yang hilang termasuk pengadaan tahun anggaran 2017 senilai Rp 200 juta sepanjang seratus meter lebih.

BACA JUGA: Curi Kotak Amal, Satrianto Nyonyor Digebuk Warga

Kejadian hilangnya guardrail baru pertama kali terjadi. Biasanya, pencuri itu mengambil bola lampu. Guardrail yang hilang ini akan segera diganti. Diupayakan tahun 2019 akan ada pengadaan. (flo)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut