PDIP NTB Tetapkan Lima Kader Ikut Pilkada 2024

RAKERDA: DPD PDIP NTB menggelar rakerda di Kantor DPD PDIP NTB Lingkar Selatan, Selasa kemarin (22/6). (AHMAD YANI/RADAR LOMBOK)

MATARAM — DPD PDIP NTB menetapkan lima kader terbaik untuk mengikuti Pilkada serentak 2024.

Antara lain Raden Nuna Abriadi di Pilkada Lombok Utara, Ruslan Turmuzi di Pilkada Lombok Tengah, Lalu Budi Suryata di Pilkada Sumbawa, Kaharuddin Umar di Pilkada Sumbawa Barat dan W. Musyafirin di Pilkada NTB.

Penetapan lima kader itu dilakukan dalam rapat kerja daerah (Rakerda) DPD PDIP NTB di Kantor DPD PDIP NTB, Selasa kemarin (22/6). “Lima kader ini akan kita ajukan ke DPP PDIP,” kata Anggota DPRD NTB Dapil Lobar-KLU Raden Nuna Abriadi yang juga Anggota Bappilu DPD PDIP NTB.

BACA JUGA :  Farin Terus Bergerilya Galang Dukungan

Diungkapkan, lima kader itu sesuai dengan usulan yang disampaikan oleh empat DPC kabupaten. Kemudian ditindaklanjuti dalam rakerda DPD. Keputusan rakerda DPD itu selanjutnya akan diteruskan ke DPP. Namun demikian, keputusan akhir tetap berada di DPP. “Keputusan final tetap di DPP,” terangnya.

Dengan adanya keputusan rakerda tersebut, maka para kader diminta mempersiapkan diri dari sekarang. Para kader ditekankan agar mulai sosialisasi ke masyarakat terkait pencalonannya itu.

Lebih lanjut, dalam rakerda juga menetapkan program strategis partai dalam rangka menunjang konsolidasi pemenangan. Dalam rakerda dipastikan sudah terbentuk sayap partai, badan partai dan komunitas juang yang akan membantu partai dalam upaya pemenangan Pemilu 2024. “Semua elemen akan kita berdayakan dan gerakkan dalam pemenangan di Pemilu,” terangnya.

BACA JUGA :  Ahyar: Wakil Saya dari Pulau Sumbawa

Pihaknya juga memastikan kesiapan perangkat partai dari DPC kemudian perangkat di kecamatan, kelurahan/desa dan dusun. Partai pun melakukan pemetaan politik terhadap kekuatan politik yang dimiliki PDIP dan parpol lain di masing-masing daerah.

Dengan pemetaan politik itu, partai punya gambaran riil dan konkret di masing-masing daerah terkait target raihan kursi di Pemilu 2024. “Tetapi prinsipnya, kader ditekankan terus bekerja nyata bagi partai. Ini bisa kita lakukan untuk memperoleh dukungan dan simpati masyarakat,” pungkasnya. (yan)