Pasar Dasan Agung Bebas Makanan Berbahaya

MATARAM – Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kota Mataram melakukan pemeriksaan makanan yang diduga mengandung formalin, boraks dan zat berbahaya lainnya di pasar  tradisional Dasan Agung kemarin. Ada  11 sampel yang diuji. Semua sampel menunjukkan negatif zat berbahaya.” Hasil pengujian negatif,” ungkap Taufiqurrahman, Kepala Bidang Perlindungan Konsumen Diskoperindag Mataram.

Petugas mengambil 11 jenis makanan sebagai sampel diantaranya, ikan asin, udang, terasi,  dan lain-lain. Dengan hasil ini kata Taufiq, menunjukkan hasilnya sudah bagus. Tingkat kesadaran pedagang untuk tidak menjual makanan yang mengandung zat berbahaya semakin baik. Ini menunjukkan kalau produk yang  dijual di pasar Dasan Agung aman dikonsumsi.

Pengawasan dilaksanakan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi konsumen. Rasa aman dan nyaman ini harus ditumbuhkan sehingga warga senang berbelanja di pasar tradisional. “ Kalau masyarakat merasa aman dan nyaman, mereka akan tetap datang,” tegasnya.

Sebelumnya pemeriksaan yang sama dilakukan di pasar Kebon Roek. Hasilnya sama; negatif. Kedepannya pemeriksaan akan menyasar pasar-pasar lainnya sehingga bisa dipastikan semua pasar tradisional di Kota Mataram makanannya aman.

Sebelumnya bersama BPOM, dilakukan pengawasan takjil. Terpisah, kepala pasar Dasan Agung Marwi mengatakan, pasar Dasan Agung sudah dari dulu dinyatakan aman. Sebagai kepala pasar, pihaknya juga melakukan pembinaan kepada para pedagang.”Kita juga memberikan  pembinaan kepada para pedagang,” paparnya.

Pembinaan yang dilakukan berupa pemberian pelatihan. Pihaknya sebagai pengawas pasar juga  memiliki alat untuk mengecek bahan-bahan makanan yang dijual pedagang. Setiap ada jenis makanan atau minuman yang baru masuk ke pasar, penjaga pasar akan mengujinya apakah makanan tersebut sehat atau tidak.(ami)

BACA JUGA :  Pasar Kebon Roek Mendadak Rapi