Pameran Keliling Museum NTB di Lotim akan Dibuka Wagub

MUSEUM NTB: Tampak salah satu pengunjung sedang melihat koleksi benda-benda bersejarah di Museum Negeri NTB, Kamis (17/6/2021). (sigit setyo/radarlombok.co.id)

MATARAM—Upaya sosialiasi (mengenalkan) dan edukasi masyarakat tentang peninggalan benda-benda bersejarah warisan nenek moyang, Museum Negeri NTB tahun 2021 ini kembali menggelar Pameran Keliling Museum, yang untuk mengawali kegiatan akan berlangsung di wilayah Kabupaten Lombok Timur (Lotim).

“Pameran Museum Keliling Sejarah dan Peninggalan Purbakala NTB koleksi Museum NTB akan berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 21 Juni 2021 sampai dengan tanggal 25 Juni 2021, bertempat di Aula Birrul Walidain YPH PPD NWDI Pancor, Lotim,” kata Kepala Museum Negeri NTB, Bunyamin, M.Hum, kepada Radar Lombok, Kamis (17/6).

Dijelaskan, dalam Pameran Keliling Museum NTB nanti, pihaknya akan memamerkan sekitar 119 koleksi benda-benda bersejarah koleksi Museum NTB, yang terbagi dalam empat masa, yaitu benda-benda bersejarah peninggalan masa prasejarah, masa Hindu, masa Islam dan masa kolonial atau jaman penjajahan Belanda.

Pembukaan pameran dilaksanakan pada Selasa tanggal 22 Juni 2021, pukul 10.00 Wita, yang akan dibuka oleh Wakil Gubernur NTB, Dr Sitti Rohmi Djalillah, dan dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, Dr Aidy Furqan, M.Pd, para Kepala SKPD Lotim, Pimpinan dan Jajaran Universitas Hamzanwadi, para Kepala Sekolah di Lotim, dan lainnya.

BACA JUGA :  Lestarikan Naskah Kuno, Museum NTB Gelar Kelas Filologika

“Tentu saja kegiatan pembukaan pameran nanti akan tetap mengedepankan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 yang ketat,” tegas Bunyamin.

Selain pameran, pihak Museum NTB tanggal 23 Juni 2021, juga akan menggelar sosialisasi dan edukasi, dengan tema “Sejarah dan Kepurbakalaan NTB”, menghadirkan nara sumber selain Kepala Museum NTB, juga para Dosen Program Studi Sejarah dan Pariwisata Universitas Hamzanwadi.

Kegiatan juga dirangkaikan dengan penandatanganan kerjasama (MoU) antara Museum NTB dengan pihak Yayasan Pendidikan Hamzanwadi (YPH), terkait pemanfaatan koleksi benda-benda peninggalan Pahlawan Nasional, Maulana Syaikh Tuan Guru Haji (TGH) Muhammad Zaenuddin Abdul Madjid, untuk display (dipamerkan) di Museum NTB.

BACA JUGA :  Museum NTB Gelar Lomba Melukis Ritual Budaya

“Tentu bukan koleksi yang asli, tetapi replikanya yang akan dipinjam dari YPH, untuk dipajang atau dipamerkan sebagai koleksi di Museum NTB nanti,” jelas Bunyamin.

“Kerjasama juga mencakup asistensi dan pendampingan kepada Yayasan Pendidikan Hamzanwadi (YPH), yang berencana membangun Museum Pahlawan Nasional Maulana Syaikh Tuan Guru Haji (TGH) Muhammad Zaenuddin Abdul Madjid. Mulai dari bagaimana mengelola manajemen pemuseuman, tata ruang pameran, perawatan koleksi, dan lainnya,” sambung Bunyamin.

Mengingat Pameran Keliling Museum NTB ini adalah program rutin tahunan Museum NTB. Maka setelah selesai dari Lotim, pihaknya juga telah merencanakan akan menggelar kegiatan serupa di wilayah Kabupaten Lombok Barat, dan disusul dengan daerah-daerah lainnya di NTB.

“Untuk di Lombok Barat, kami berencana menggelar Pameran Museum Keliling ini di wilayah Sekotong, dengan mengambil tempat di salah satu sekolah yang ada disana,” pungkas Bunyamin. (gt)