Muhdan Rum, Anggota DPRD Lombok Tengah dari Fraksi Gerindra Meninggal Dunia

Anggota DPRD Lombok Tengah dari Fraksi Gerindra H. Muhdan Rum tutup usia pada Selasa (3/5/2022) sekitar pukul 03.30 WITA. (DOK/RADAR LOMBOK)

PRAYA–Anggota DPRD Lombok Tengah dari Fraksi Gerindra H. Muhdan Rum tutup usia pada Selasa (3/5/2022) sekitar pukul 03.30 WITA.

Sosok dewan yang terkenal ramah itu, meninggal dunia di rumahnya di Dusun Dasan Baru, Desa Prai Meke, Kecamatan Praya Tengah pada usia 60 tahun.

Anggota DPRD Lombok Tengah, periode 2019-2024 dari Daerah Pemilihan (Dapil) Praya-Praya Tengah ini diketahui mengalami sakit dan sudah menjalani perawatan.

Untuk pemakaman sudah dilakukan pada Selasa (3/5/2022) sekitar pukul 16.00 WITA atau bakda Salat Asar di Pemakaman Umum Jurang Pontot yang berada di Dusun Dasan Baru, Desa Prai Meke. Untuk Salat Jenazah dilakukan di Masjid Nurul Yakin Dusun Dasan Baru.

BACA JUGA :  Gerindra Minta Warga NTB Dukung Prabowo Lagi di Pilpres 2024

Ratusan warga, keluarga dan kerabat turut mengantar jenazah. Tak terkecuali Ketua DPD Gerindra NTB yang juga Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri, Ketua DPRD Lombok Tengah M. Tauhid dan lainnya.

Ketua DPC Partai Gerindra Lombok Tengah Muhalip mengatakan, Muhdan Rum adalah sosok pria yang ramah dan santun.

“Saya atas nama pribadi, atas nama partai dan Anggota DPRD berbelasungkawa yang mendalam atas berpulangnya Muhdan Rum kehadirat Sang Khalik. Selamat jalan Pak Muhdan Rum. Terima kasih atas kebersamaan selama ini. Sejauh saya kenal sebagai Anggota DPRD Lombok Tengah, Beliau selalu menunjukkan keramahan dan persahabatan dan Beliau juga pernah memimpin DPC Partai Gerindra Lombok Tengah,” ungkap Muhalip.

BACA JUGA :  Wabup KLU Jadi Tersangka Korupsi RSUD, Gerindra Siapkan Bantuan Hukum

Almarhum diketahui mengidap penyakit berat di paru-paru. Awalnya sempat dirawat di Klinik Risa Mataram dan pihak dokter sempat melakukan operasi penyedotan nanah putih di paru-paru almarhum.

Kondisi almarhum sempat membaik pascaoperasi dan kembali beraktivitas normal di DPRD Lombok Tengah. Namun tidak berselang lama kondisinya kembali drop. Bahkan almarhum sempat dirujuk ke RSUD Sanglah Bali untuk mendapatkan perawatan maksimal.

Usai dirawat di Sanglah, kondisinya juga sempat membaik dan diketahui sudah beberapa kali mengikuti sidang paripurna. Sampai akhirnya kembali sakit dan ajal menjemput almarhum. (met)