Menteri Sandi Tawarkan Nginap di Bali jika Kehabisan Hotel Saat MotoGP

Menteri Parekraf RI Sandiaga Salahudin Uno saat bertemu Ibu Lomin, penjual jamu di Desa Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, Loteng, Rabu (3/11/2021). (IST/RL)

MATARAM–Event balap MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, NTB pada 18-20 Maret 2022 diperkirakan akan menarik 100 ribu wisatawan. Sementara ketersediaan kamar hotel di NTB hanya 16 ribuan. Sehingga dipastikan wisatawan akan kekurangan kamar hotel. Lantas bagaimana alternatifnya?

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahudin Uno di akun resminya Senin (10/1/2022) pagi menawarkan tiga alternatif menginap saat event MotoGP nanti, apabila wisatawan kehabisan hotel.

BACA JUGA :  Logistik Tribun Persiapan MotoGP Mandalika Mulai Berdatangan

Pertama menginap di homestay yang ada di desa-desa wisata sekitar Mandalika. Itu dapat membantu ekonomi warga setempat. Kedua, glamping atau glamorous camping yang dapat menjadi solusi menginap dengan konsep perkemahan mewah di alam terbuka. Ketiga, menginap di Bali. “Jarak antara Lombok dan Bali yang tidak terlalu jauh dapat menjadi alternatif tepat untuk tetap bisa menyaksikan MotoGP dengan sekaligus mendapatkan pengalaman traveling di Bali,” tulisnya.

BACA JUGA :  Tiket Harian WorldSBK Mulai Dijual Offline di Lombok Epicentrum Mall

Menteri Sandi mengaku optimis MotoGP akan menjadi momentum kebangkitan ekonomi, karena terbuka luas peluang usaha dan terciptanya banyak lapangan kerja baru. “Kami optimis ini akan menjadi momentum kebangkitan ekonomi,” jelasnya.

Sementera itu tiket MotoGP sudah mulai dijual. Bahkan untuk tiket dengan harga belasan juga sudah habis terjual. Untuk harga tiket bisa dicek di sini. (RL)