Masyarakat Lombok Utara Diimbau Waspada Penyakit Chikungunya

ILUSTRASI CHIKUNGUNYA
ILUSTRASI

TANJUNG – Musim hujan tidak hanya mendatangkan kerahmatan bagi masyarakat. Namun, musim hujan saat ini harus diwaspadai masyarakat biasanya penyakit akan mendekat kepada tubuh yang tidak dijaga dengan lingkungan yang kumuh baik filek, batuk, sakit kepala. Salah satu penyakit fatal yang perlu diantisipasi masyarakat adalah Chikungunya. “Penyakit Chikungunya ini salah satu yang juga ditularkan nyamuk aedes sama seperti penyakit demam berdarah. Kami di Lombok Utara sudah mendapatkan tiga sampai lima kasus suspect yang dilaporkan,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Lombok Utara Khaerul Anwar.

Masyarakat yang diserang penyakit ini berasal dari Dusun Papak Desa Persiapan Segara Katon Kecamatan Gangga. Masyarakat yang menjadi suspect Chikungunya ini sudah mendapatkan penanganan di puskesmas. ”Sampai saat ini penangananya masih bisa dilakukan di puskesmas, belum memerlukan rujukan ke RSUD,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi penyeberan penyakit ini, tim dari Puskesmas Gangga sedang melakukan penyelidikan epidemiologi (PE). Ini kasus berulang yang pernah terjadi pada bulan Desember lalu. “Kalau untuk desa lain belum ada,” katanya.

Diterangkan, sejak Desember 2017 pihaknya sudah menurunkan tim yang melakukan tiga kali PE dan gotong royong pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Ini dilakukan sebagai langkah pencegahan agar tidak ada penyebaran penyakit chikungunya. “Senin besok (hari ini, red) kita akan laukan fogging,” terangnya.

BACA JUGA :  Lombok Tengah Masuk Zona Hitam Penderita Kekerdilan

Dipaparkan, Chikungunya dipicu beberapa hal seperti lingkungan pemukiman pendudukan yang kurang baik, kandang ternak yang berada di dekat pemukiman, dan banyak genangan di sekitar pemukiman. ”Jadi saat musim hujan seperti sekarang ini lebih tinggi kerawanannya,” tandasnya.

Sebagai langkah pencegahan, pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk melakukan gotong royong menjaga kebersihan lingkungan pemukiman. Jika menemukan adanya genangan bisa langsung diantisipasi. Jangan membiarkan genangan air terlalu lama, karena berpotensi dijadikan sarang nyamuk. (flo)