Marak Kriminalitas, Kapolres Loteng Perintah Tembak di Tempat

Ilustrasi tembak
Ilustrasi

PRAYA – Maraknya aksi kriminalitas di wilayah hukum Polres Lombok Tengah membuat Kapolres AKBP Kholilur Rochman geram.

Perwira melati dua itu bahkan mengaku sudah memerintahnya anak buahnya untuk menindak tegas para pelaku kriminalitas. Terutama aksi pencurian dengan kekerasan dan pemberatan (curas-curat) seperti perampokan dan pembegalan. Sebab, aksi ini sudah sangat meresahkan masyarakat dan dunia pariwisata sekarang ini.

Kholil mengaku, jika anggotanya menemukan pelaku begal dan rampok agar diberikan efek jera. Jika melawan, anak buahnya harus segera mengambil tindakan dengan melumpuhkan pelaku. ‘’Saya sudah perintah tembak di tempat, terutama yang melawan,’’ tegas Kolil saat mendampingi Kapolri Jenderalpol Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto waktu berkunjung ke KEK Mandalika Kuta, Kamis lalu (31/5).

Kata Kholil, tindakan tegas ini diambil karena aksi pelaku yang kian sadis. Pelaku dalam menjalankan aksinya tidak segan-segan melukai korbannya. Sehingga aksi ini harus segera dihentikan dan diberikan tindakan tegas.

Seperti yang terjadi sekitar pukul 20.00 Wita, Selasa malam (29/5). Sunardi, 22 tahun, warga Desa Montong Ajan Kecamatan Praya Barat Daya menjadi korban keganasan kawanan rampok bercadar yang dilengkapi senjata tajam dan senjata api rakitan. Akibatnya, korban yang tidak melawan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit. Lengan korban bagian kanan nyaris putus karena ditebas kawanan pelaku. 

1
2
3
Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut