Lobar tak Dapat Jatah Blangko

H. Muridun (HERY/RADAR LOMBOK)

GIRI MENANG – Pejabat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Lombok Barat beberapa waktu lalu ke Jakarta berencana mengambil jatah blangko E- KTP di Kementerian Dalam Negeri. Ternyata Lombok Barat tidak dapat jatah karena terkendala tender proyek. “ Pejabat yang menjemput blangko ke pusat sudah balik dengan tangan kosong,” kata Kepala Dinas Dukcapil Lombok Barat H. Muridun kepada Radar Lombok, Rabu (7/9).

Pihaknya mendapatkan penjelasan bahwa blangko masih terkendala tender. Lombok Barat pun harus menunggu lagi. Bagi warga yang sudah ikut perekeman E-KTP dan membutuhkan kartu identitas, mereka bisa menggunakan surat keterangan pembuatan E-KTP. “ Bagi warga yang sudah rekam E-KTP tinggal dicetak saja sebenarnya,” ungkapnya.

Hingga saat ini warga yang menunggu E-KTP jadi sekitar 2.500 orang. Muridun menjelaskan bahwa kekurangan blangko terjadi secara nasional. Awalnya Lombok Barat mendapat jatah tambahan sebanyak 12 ribu lembar blangko. Nyatanya sampai di Jakarta tidak ada blangko.

Sampai saat ini warga yang telah memilik E-KTP mencapai 330 ribu orang. “ Yang punya sudah mencapai 29 persen, paling banyak belum di Kecamatan Narmada, Sekotong dan Lingsar,” pungkasnya.(flo)